loading…
Israel lagi siap-siap buat gugat The New York Times. Soalnya, koran dari Amerika Serikat ini nulis artikel yang ngasih gambaran soal pemerkosaan brutal tahanan Palestina sama tentara Zionis di dalam penjara.
Kementrian Luar Negeri Israel ngumumin keputusannya buat menggugat pada hari Kamis, setelah koran itu tetep ngeyel pada pendiriannya soal artikel tersebut.
Baca Juga: Rusia: AS-Israel Serang Iran buat Cegah Normalisasi Hubungan Teheran dengan Negara-negara Arab
“Artikel opini Nicholas Kristof yang dalam itu mulai dengan sebuah usulan ke para pembaca: ‘Apa pun pandangan kita soal konflik Timur Tengah, kita seharusnya bisa bersatu buat ngutuk pemerkosaan’,” kata jubir The New York Times.
Cerita Kristof itu berisi kesaksian yang seram soal pemerkosaan tahanan Palestina sama tentara Israel, termasuk laporan soal tahanan yang dipakein anjing, ditusuk sama wortel, dan duburnya dirobek sama pentungan.
Para tokoh berpengaruh dan politisi Israel nanggapin laporan itu dengan ngeklaim kalo The New York Times lagi nyebarin fitnah darah—atau tuduhan anti-Semit, yang dipake buat ngebenerin pembantaian orang Yahudi di Eropa pas abad pertengahan dan awal era modern.