Perbandingan Ponsel Lipat Premium: Samsung vs Motorola vs Google – Ini Pilihan Terbaik

Kerry Wan dan Prakhar Khanna/ZDNET

Ikuti ZDNET: Jadikan kami sumber utama di Google.


Akhirnya, ponsel lipat buku pertama dari Motorola hadir. Setelah melihatnya langsung di CES dan MWC awal tahun ini, saya penasaran dengan banderol harganya dan bagaimana ia bersaing dengan dua model populer dari Samsung dan Google. Sudah mencoba ketiganya, saya punya beberapa observasi.

Baca juga: Review Motorola Razr Fold

Masing-masing punya daya tarik tersendiri, tetapi itu tak berarti ketiganya memiliki nilai yang setara. Ada yang lebih suka desain ramping dan ringan, sementara yang lain mungkin mendambakan ketahanan fisik. Ini perbandingan antara Motorola Razr Fold anyar dengan Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Google Pixel 10 Pro Fold. Plus, mana yang paling pas untukmu.

Kamu wajib beli Samsung Galaxy Z Fold 7 jika…

  1. Kamu menginginkan ponsel lipat paling tipis dan ringan

    Samsung bikin saya heran dengan Galaxy Z Fold 7 tahun lalu. Meski menantikan apa yang mereka lakukan di Fold 8, ponsel lipat generasi sekarang ini tetap menjadi yang paling enak dilihat di AS saat ini. Desain super rampingnya yang ringan lebih *grip saat digenggam dibandingkan flagship berbadan bebal seperti iPhone 17 Pro Max maupun Galaxy S26 Ultra punya Samsung.

    Juga:* Punya HP Samsung? Saya ubah 10 setting ini demi performa yang tokcer banget

    Dengan bobot cuma 215 gram, ia jago ‘ngelahar sebagai ponsel besar paling nyaman di pasaran sekarang. Ponsel lipat Google dan Motorola belum ada apa-apanya jika kalian cari form factor lipat namun ingin rasa ponsel slab* biasa. Dengan ketebalan cuma 8.9mm saat dilipat, atau hanya 4.2mm saat terbuka, Galaxy Z Fold 7 menjadi yang paling mendekati ukuran ponsel pipih sebelumnya.

  2. Kamu suka pengalaman One UI
    Saya amat suka apa yang dilakukan Samsung pada One UI belakangan. Lapisan Android terpolos di smartphone mana pun. Impresifny kemampuan, tembah dahsyat lagi sama layar Fold 7 yang sobek apal dengan jendela lah wah mungkin.

    Yang jelek, dan multitasking-nya hanya bisa makin &#8593 dengan layar borongan potong jendelanya. Kamu split-screen langsu,”hap menggunakan gestur klik swipe dari barisan rotundo *dari layar kuncup efek atau cukup kenyaman dipaparan terate bautis&#9916.“`.

    Tambah baik Saya agak me.

    a n sekarang S penang: dir Pakailah pas
    A dari mana HP diawa antara *jugkarena saya par.

MEMBACA  Meta Rekrut Desainer Terbaik Apple untuk Perbaikan Antarmuka Perangkat Lunaknya

Tinggalkan komentar