Turnamen Pingpong Montage: Cara Seru Menekan Pergantian Karyawan

Bulan lalu, hampir 300 karyawan Montage International penuhi ballroom hotel mereka di Deer Valley, Utah dengan pakaian ala Wimbledon. Setelah ambil cemilan seperti stroberi dan krim, mereka duduk di kursi stadion, mata tertuju ke meja ping pong tempat mantan atlet Olimpiade jadi wasit untuk turnamen Compass Cup yang diadakan setiap dua tahun.

Acara ini adalah puncak dari kompetisi berbulan-bulan di 15 properti Montage. Banyak dari 7.000 karyawan perusahaan hotel mewah ini bertanding di babak lokal sabelum pemain terbaik diterbangkan ke Deer Valley untuk final.

Di saat banyak perusahaan agresif memotong tunjangan dan bahkan lebih bayak yang PHK pekerja, menghabiskan uang untuk acara semangat perusahaan mungkin terlihat susah dibenarkan. Tapi Jason Herthel, presiden dan COO Montage International, melihatnya beda.

“Kami lihat hasil investasi ini dalam bentuk turnover yang sangat rendah,” katanya. Turnover di industri perhotelan bisa sekitar 70%; di Montage, lebih mendekati 25%, ujarnya. Dia juga percaya inisiatif unik ini adalah strategi rekrutmen yang sukses.

Tentu, tidak ada satu turnamen ping pong yang bisa bikin karyawan berhenti keluar. Tapi Montage bertaruh pada pengalaman bersama yang terlihat sebagai bagian dari strategi budaya yang lebih luas, yang bertujuan membuat karyawan merasa terhubung dengan perusahan.

Ide mengadakan turnamen ping pong rutin butuh sedikit bujuk-membujuk sebelum CFO setuju, kata Herthel. Dia pertama kali usul ide ini delapan tahun lalu setelah melihat karyawan yang biasanya tidak berinteraksi main ping pong di kantor pusat. Eksekutif lainnya awalnya “menggerutu dan memutar mata” mendengar idenya, katanya.

Terobosannya adalah menghubungkan turnamen dengan item anggaran yang sudah dimiliki Montage: pertemuan kepemimpinan tahunan. Daripada habiskan uang untuk hiburan malam, perusahaan bisa memasukan turnamen ke dalam pertemuan itu, membangun budaya dengan biaya yang hampir sama.

MEMBACA  Cara Menghindari Pajak di Roma Kuno? Papirus Berusia 1.900 Tahun Memberikan Panduan.

“Ini benar-benar jadi katalis untuk menyatukan orang, menciptakan kegembiraan, dan menciptakan keterlibatan untuk perusahaan,” ujar Herthel.

Kristin Stoller
Editorial Director, Fortune Live Media
[email protected]

Meja Bundar
Rangkuman berita HR paling penting.

Meski PHK perusahaan turun 10%, perusahan teknologi sudah memberhentikan lebih dari 85.000 karyawan tahun ini. Wall Street Journal

Miliaran dolar di tabungan pensiun hilang setiap tahun saat pekerja ganti kerja. Washington Post

Konsultan KPMG luncurkan alat yang memungkinkan pekerja lacak penggunaan AI mereka dan rekan kerja—tapi gampang akal-akalan. Business Insider

Watercooler
Semua yang perlu kamu tahu dari Fortune.

Suhu naik. Karyaawan pemerintah Tokyo disarankan pakai celana pendek ke kerja selama krisis energi akibat perang Iran. —Emma Burleigh

Toleransi telat. Sekitar 70% boomer tidak toleran soal keterlambatan, tapi Gen Z bilang telat 10 menit masih tepat waktu. —Orianna Rosa Royle

Uji kepercayaan. CHRO Synchrony bingung soal mandat masuk kantor lima hari, dan ini alasannya Synchrony ia. ORKOria Sallyanna Rosa Bourgariche vg ada saja + /

Tinggalkan komentar