Sebuah yayasan dari Washington meminta hakim untuk memaksa pemerintahan Trump berhenti kerjakan proyek di Lincoln Memorial Reflecting Pool dan mengembalikan elemen sejarah di tempat ikonik di National Mall itu.
Dalam gugatan yang diajukan hari Senin, The Cultural Landscape Foundation bilang kalau tindakan pemerintah mengecat ulang dasar Reflecting Pool menjadi biru tanpa melalui tinjauan yang tepat itu melanggar undang-undang pelestarian situs bersejarah federal. Kelompok ini bilang, perubahan di Reflecting Pool adalah bagian dari usaha besar Presiden Trump untuk melakukan renovasi besar-besaran di Washington tanpa tinjauan yang semestinya dang mengubah suasana kawasan tersebut.
“Tujuan desainnya, menciptakan permukaan yang reflektif dan tidak mendominasi, itu fundamental untuk hubungan visual dan spasial yang sakral antara Washington Monument dan Lincoln Memorial,” kata Charles A. Birnbaum, presiden dan CEO yayasan, dalam pernyataan. “Kolam berwarna biru itu lebih cocok untuk lokasi wisata atau taman bermain.”
Trump punya ketertarikan pribadi dengan proyek ini, ia menyebut area itu “kotor” sebelum pekerja mengecat ulang Reflecting Pool dengan warna yang ia sebut “American flag blue.” Mobil iring-iringan dia bawa melalui Reflecting Pool yang sudah dikuras dan dicat ulang minggu lalu untuk bisa ngeliat proyek itu langsung.
Gugatan ini diajukan terhadap Departemen Dalam Negeri dan National Park Service, yang ngawasin banyak renovasi di Washington. Katie Martin, juru bicara Departemen Dalam Negeri, bilang dalam pernyataan kalau Trump “udah berbuat lebih banyak untuk bikin ibukota kita jadi mercusuar yang bersinar dibanding presiden lain dalam sejarah negara ini.”
“Departemen bangga dengan pekerjaan yang dilakukan Park Service untuk memastikan tempat magis ini bisa dinikmati tidak hanya untuk 250 tahun kita, tapi juga for generasi mendatang,” ujarnya.
Selama setahun terakhir, Trump udah ngerobohkan East Wing untuk bikin ruang dansa. Namanya udh ditambahkan di fasad U.S. Institute of Peace dan Kennedy Center, yang rencananya mau ditutup untuk renovasi dua tahun. Wajahnya nempel di spanduk di kantor pusat Departemen Kehakiman, antara lain. Ia juga mendorong pembuatan gapura kemenangan di deket makam Arlington dan udah nutup taman, termasuk Lafayette Square di depan Gedung Putih, untuk perbaikan.
Banyak proyek-proyek itu juga masih jadi sengketa pengadilan.