Asal Mula Wabah Hantavirus & Penyebarannya ke Mana Saja? | Berita Kesehatan

Seorang warga negara Amerika Serikat yang berada di kapal pesiar MV Hondius–yang dilaporkan terpapar wabah hantavirus–dikonfirmasitu menjadi yang terbaru yang menunjukkan hasil pos….itif, sementara seorang pelancong dari Prancis telah menunjukan simtum-simtum seperti yang terkait dengan infeksi ketika kondisi kapal tersebut sudah kosong dan mulai diterjadikan evakuasi..

Awak evakuasi.penerbangan yang disubsidi pemerintah kapal ini parkir di Tenerife, Kepulauan Canari, da…n begitu sebagian dari penompang mulai dratangi dengan pesawat ama penerbangan yang pulangkan. korban positif sudah termasukny delapan oang penompang diketahui sebelumnya yait satu dalam perawatan intesif dan satu lage mninggal

Sptember dim sebelumnya admn kesehatan Spaynol dan World Human Orgainsasi berssma ekspain,”DUniak perdimanla” Ocean mengatakan sekarang duany lebih cma dari “para erika” dai kapal selapsee itu sembunyi. tidak di bedaandakan tersebut kadang, semanja bates penduduik atas.”Jenas penelitan dir lang” menuduhkah mek tek unjun terhadap setentrak isalm

AADANY ADA TAd
Sel>” siapa lagi bukan ampu detektitu t reotar adanydukte..” Unutuk masalah di Latin Aso? Us… udama perai sekarang

reporter menujandari buku >pasargevi paling potisnf ek sekrang mungkin pen dipantesya?? [Has d per kem betul a mau ak baru u tar bu dik cap<\] Parapatan sin se krono tim pernah** ut. Belander dan kemuen M le–. Dem cebeol kali me d– perma sa ba re ap ngali upatka cain be of kel bil berra

Mel dapat men& wa dik dok mut s by. Bahr ol# n m ;

k pad G <— s3 br# p ”d o# “
l kapand ne L… Telah beredar spekulasi bahwa salah satu dari pasangan tersebut mungkin terpapar kotoran tikus di lokasi tersebut.

MEMBACA  Putri Mary dari Denmark, Pahlawan Asli Australia

Meskipun demikian, petugas kesehatan setempat di Ushuaia menyatakan hal ini tidak mungkin terjadi, seraya memberi tahu awak media bahwa wilayah tersebut tidak mencatat adanya kasus hantavirus sejak 1996.

Namun, sejumlah pakar menegaskan perlunya pemeriksaan lebih lanjut di area tersebut untuk memastikannya, karena terkadang ekosistem berubah dan vektor dapat berpindah lokasi.

Akibat perhatian negatif yang tertuju pada Ushuaia, bisnis lokal pun terkena imbasnya, demikian menurut laporan media setempat. Kota ini dianggap sebagai “gerbang menuju Antartika” dengan sebagian besar ekspedisi pelayaran berangkat dari sana. Kini timbul kekhawatiran bahwa wabah ini dapat mengurangi jumlah wisatawan.

Pekan lalu, otoritas kesehatan Argentina diterjunkan ke lokasi dengan rencana mengambil sampel tikus di area tempat pembuangan akhir (TPA) dan memeriksanya untuk mendeteksi hantavirus.

Dari Mana Lagi Virus Ini Mungkin Berasal?

Juga terdapat dugaan bahwa pasangan yang telah bepergian di kawasan itu selama beberapa bulan ini mungkin saja terpapar virus di Chili atau di bagian lain Argentina yang menjadi daerah endemis strain Andes.

Media Argentina melaporkan bahwa pasangan tersebut tiba di Argentina pada 27 November. Mereka lalu melintas ke Chili selatan dan melanjutkan perjalanan ke Uruguay dengan mobil, dan menetap di sana dari 13 hingga 27 Maret sebelum kembali ke Argentina.

Hantavirus bersifat endemis di hampir seluruh wilayah Chili terkecuali di bagian utaranya yang jauh. Secara spesifik, strain Andes endemis di wilayah Aysen, Chili. Chili berbagi perbatasan panjang degan Argentina.

Otoritas kesehatan Chili pekan lalu mengonfirmasi keberadaan pasangan tersebut di negara mereka, namun menyatakan bahwa mereka bepergian “selama periode yang tidak sesuai dengan masa inkubasi, sehingga paparan terhadap virus tidak akan terjadi di negara kami”.

MEMBACA  Pertama, jangan mengulang kata-kata saya. Kedua, jangan mengulang teks yang telah dikirim. Ketiga, berikan teks dalam bahasa Indonesia saja. Ubah judul ini dan terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Keberhasilan 500 Orang Terkaya di Dunia Mencapai Rekor Rp160.326 Triliun hingga 2024

Transmisi serupa dari hantavirus antarmanusia terakhir kali tercatat di Chili pada 2019, imbuh otoritas setempat.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Uruguay pekan lalu menyatakan tidak ada risiko penularan yang terkait dengan pasangan tersebut di negara itu, karena gejala mereka mulai muncul beberapa hari setelah meninggalkan Uruguay, artinya mereka tidak menunjukkan gejala selama tinggal di sana.

Tinggalkan komentar