Para penumpang pertama yang dievakuasi dari kapal pesiar yang terkena virus hantavirus sekarang berada di Spanyol. Kapal itu berlabuh di dekat Kepulauan Canary, dan penumpang tiba di Madrid hari Minggu sore. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit militer. Tak lama kemudian, pesawat evakuasi dari Perancis mendarat di Paris, dan mobil darurat langsung membawa penumpang ke rumah sakit.
Warga negara Spanyol adalah yang pertama turun dari MV Hondius. Kapal itu mencapai Tenerife, pulau terbesar di kepulauan Spanyol, hari Minggu pagi.
Setelah pesawat Spanyol, sebuah pesawat yang membawa warga Kanada juga berangkat dari Tenerife. Pesawat dari Belanda direncanakan akan membawa warga Jerman, Belgia, dan Yunani. Sementara itu, pesawat Amerika diperkirakan tiba di Tenerife sekitar jam 5:30 sore waktu setempat.
Maria van Kerkhove, ahli epidemiologi utama dari Organisasi Kesehatan Dunia, bilang bahwa beberapa penerbangan lain diharapkan tiba hari Minggu. Ini termasuk penerbangan untuk memulangkan penumpang ke Turki, Inggris, dan Irlandia.
Pejabat dari kementerian kesehatan Spanyol bilang tidak ada satu pun dari lebih 140 orang di atas kapal yang menunjukan gejala virus. Begitu juga kata WHO dan perusahaan kapal pesiar Oceanwide Expeditions.
Direktur Jendral WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menekankan bahwa masyarakat umum tidak perlu khawatir tentang wabah ini. “Ini bukan COVID lain. Risiko untuk publik rendah. Jadi jangan takut dan jangan panik,” katanya.
Meskipun begitu, orang yang turun dari kapal dan petugas di pelabuhan Granadilla di Tenerife memakai alat pelindung. Mereka memakai masker wajah, pakaian hazmat, dan alat bantuan pernapasan saat proses evakuasi. Video dari AP menunjukkan penumpang di landasan memakai pakaian yang sama dan disemprot disinfektan.
Seorang pejabat WHO lainnya bilang penumpang lega karena akhirnya bisa pulang. “Senang sekali melihat bus datang dan orang-orang sangat bahagia bisa ke darat lagi dan dipulangkan,” kata Diana Rojas Alvarez.
Penumpang dan beberapa kru dari lebih 20 negara akan dievakuasi dari hari Minggu hingga Senin.
Setelah tiba di Madrid, penumpang dari pesawat pertama akan dikarantina. Hanya 14 warga Spanyol yang akan karantina di negara mereka.
Otoritas bilang penumpang dan kru yang turun akan diperiksa gejalanya. Mereka tidak akan kontak dengan penduduk lokal dan hanya akan turun ketika pesawat evakuasi sudah siap. Tedros dan menteri kesehatan Spanyol mengawasi operasi ini.
Paus Leo XIV pada hari Minggu berterima kasih pada Kepulauan Canary karena mengizinkan kapal itu berlabuh.
Hantavirus biasanya menyebar ketika orang menghirup kotoran tikus yang terkontaminasi. Virus ini tidak mudah menular antara manusia. Tapi virus Andes yang terdeteksi di kapal bisa menyebar antar orang dalam kasus langka. Gejala biasanya muncul antara satu hingga delapan minggu setelah terpapar.
Tiga orang telah meninggal akibat wabah ini, dan lima penumpang yang sudah turun terinfeksi hantavirus. Virus ini bisa menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa.
Penumpang dan kru yang turun meninggalkan bagasi di kapal. Merka hanya boleh membawa tas kecil dengan barang penting, ponsel, charger, dan dokumen.
Beberapa kru, dan juga jenazah penumpang yang meninggal di kapal, akan tetap di kapal. Kapal akan berlayar ke Rotterdam dan akan didisinfeksi di sana. Perusahaan kapal bilang waktu pelayaran ke Rotterdam sekitar lima hari.