Presiden Lucasfilm, Dave Filoni, memang sangat menguasai *Star Wars*. Selama hampir dua dekade ia berkecimpung di dunia itu, pertama lewat *The Clone Wars*, lalu *Rebels*, *The Mandalorian*, *Ahsoka*, dan masih banyak lagi. Saat ia duduk berdiskusi soal waralaba ini serta filosofi di baliknya, mendengarkannya adalah suatu kenikmatan tersendiri karena ia memahaminya dengan cara yang hanya dipahami segelintir orang. Meski begitu, terkadang kita perlu membaca di sela-sela baris untuk memahami sepenuhnya luasnya pengetahuan tersebut.
Awal pekan ini, Filoni berbicara seusai pemutaran finale *Maul: Shadow Lord* yang memperlihatkan penampilan Darth Vader. Vader mungkin sudah lama tiada di film, namun di televisi, gim video, dan komik *Star Wars*, sosoknya kerap muncul. Filoni menjelaskan betapa pentingnya menampilkan Vader secara tepat serta apa yang ia yakini dirasakan sosok itu dalam rentang waktu spesifik ini, yaitu sebelum peristiwa di *A New Hope*. Diskusi lengkapnya ada di sini, tetapi untuk kebutuhan artikel kali ini, cukup kutipan ringkas ini yang akan kami tampilkan.
“Kunci untuk memahami Vader bagiku adalah dia bukanlah Anakin,” ujar Filoni. “Dia tidak mengakui hal itu. Dia tidak mungkin mengakui. Segala sesuatu yang mengingatkannya pada Anakin, akan dia hancurkan. Jadi, saat melihat seorang Jedi, dia akan menghancurkan Jedi itu, karena sang Jedi secara sadar atau tidak, akan mengingatkan dia bahwa ia mengkhianati semua sahabatnya, seluruh kehidupannya, dan masa kecil yang ia jalani. Demi apa? Demi nihil semua. Dia kehilangan segalanya. Dia membuat keputusan yangkeliru. Dia dibohongi. Dia tertipu. Dia tidak sanggup menerima kebenaran itu.”
Sejak pernyataan Filoni di atas viral, para penggemar di media sosial menyoroti kalimat pertamanya maskipun tak jarang keliru tafsir: “Kunci untuk memahami Vader bagiku adalah dia bukanlah Anakin.” Sebagian merasa terusik, karena jelas, tentu saja Anakin Skywalker adalah Darth Vader. Untuk apailah Filoni mengatakan ia bukan dirinya? Kami telah menyaksikan enam film tentang fakta tersebut. Namun begitu, Filoni bukanlah orang bodoh. Ia memahami betul hal itu. Dan beberapa saat kemudian, ia pun meluruskannya dengan gamblang.
“Saya sangat mengasihaninya karena apa yang telah ia perbuat dan betapa dalam pengkhianatannya. Dan itulah Darth Vader. Anakin terperangkap di suatu tempat di dalam dirinya, namun Darth Vader tak akan membiarkannya muncul.”