Intel Dikabarkan Amankan Kesepakatan Chip dengan Apple Berkat Trump

Presiden Donald Trump terus mendesak Intel dan Apple agar bekerjasama sejak pemerintahannya mengakuisisi 10% saham di perusahaan chip Amerika tersebut. Kini, kabarnya kedua perusahaan telah mencapai sebuah kesepakatan.

The Wall Street Journal melaporkan pada Jumat lalu, mengutip sumber anonim, bahwa Apple dan Intel telah menyetujui secara awal untuk Intel memproduksi beberapa chip bagi perangkat Apple.

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, kedua perusahaan telah bernegosiasi selama lebih dari setahun, namun baru menyelesaikan kesepakatan formal dalam beberapa bulan terakhir. Belum diketahui perangkat Apple apa saja yang akan menggunakan chip buatan Intel.

Apple belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Gizmodo. Intel menolak berkomentar.

Intel, yang didirikan pada tahun 1968, dulunya merupakan perusahaan chip komputer terkemuka di Amerika. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Intel tertinggal dari pesaingnya seperti Nvidia dan AMD di tengah booming kecerdasan buatan (AI). Bisnis foundry-nya, yaitu tempat Intel membuat chip khusus untuk klien eksternal, juga menghadapi persaingan ketat dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company, atau lebih dikenal sebagai TSMC. Apple sudah lama menjadi salah satu pelanggan terbesar TSMC, namun meningkatnya permintaan chip AI menyebabkan beberapa masalah pasokan bagi perusahaan iPhone tersebut.

Intel kini sedang berusaha bangkit. Bulan lalu, perusahaan melaporkan bahwa pendapatan kuartal pertama mereka tumbuh 7% dan memperkirakan kuartal berikutnya akan melampaui ekspektasi Wall Street. Sebagian besar momentum Intel belakangan ini terkait dengan kesepakatan yang didorong oleh pemerintahan Trump.

Musim panas lalu, pemerintahan Trump mengumumkan bahwa pemerintah AS telah mengakuisisi 10% saham di Intel, setelah sebelumnya Trump menyerukan pengunduran diri CEO Intel, Lip-Bu Tan, karena dugaan konflik kepentingen.

MEMBACA  Fitur iOS 26 Ini Memungkinkanmu Menghentikan Panggilan Spam di iPhone dengan Beberapa Langkah Mudah

Sejak itu, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Menteri Perdagangan Howard Lutnick telah bertemu dengan CEO Apple, Nvidia, dan SpaceX dalam upayaagar mereka mau bekerjasama dengan Intel. Dengan dilaporkannya kesepakatan Apple ini, ketiga perusahaan tersebut kini telah membuat perjanjian dengan Intel.

Nvidia mengumumkan pada September lalu bahwa mereka menginvestasikan $5 miliar dalam kemitraan di mana Intel diharapkann membuat chip khusus untuk Nvidia. Dan pada bulan April, Intel mengumumkan bergabung dengan proyek Terafab milik Elon Musk bersama SpaceX dan Tesla.

"Seperti yang kalian tahu, Intel datang menemuiku, mereka butuh bantuan. Dan aku bilang akan membantu, tapi aku ingin 10% perusaha eman kalian diberikan kepada Amerika Serikat," kata Trump kepada wartawan pada bulan Januari. "Begitu kami masuk, Apple ikut, Nvidia ikut, banyak orang pintar juga ikut."

Tinggalkan komentar