Jumat, 8 Mei 2026 – 17:32 WIB
Jakarta, VIVA – Akun Instagram pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tiba-tiba jadi perbincangan publik. Akun bersama mereka, @raffinagita1717, diketahui alami penurunan jumlah pengikut yang lumayan drastis dalam waktu singkat.
Sebelumnya, akun itu sempat tembus 77 juta followers. Tapi belakangan jumlahnya turun jadi sekitar 75,7 juta akun. Penurunan jutaan pengikut ini langsung bikin netizen bereaksi di media sosial. Scroll ke bawah buat baca selengkapnya.
Banyak pengguna Instagram bertanya-tanya apa penyebab turunnya jumlah pengikut pasangan yang dikenal sebagai artis dengan followers terbesar di Indonesia itu. Gak sedikit juga yang ngira ada masalah teknis di platform Instagram.
Meski begitu, beberapa netizen bilang penurunan ini gak cuma terjadi di akun Raffi dan Nagita aja. Mereka nyebut banyak akun lain juga mengalami hal yang sama dalam waktu yang bersamaan. “Jangankan raffi ahmad, aku sama yang lain juga tiba-tiba jadi 999 padahal awal hampir 3000? Lagi error gais.”
Komentar lain juga bilang penurunan followers ini merata di berbagai akun. “Ternyata penurunan ini merata min, bukan cuma akun @raffinagita1717 aja.”
Diduga Efek Pembersihan Akun Bot oleh Instagram
Fenomena berkurangnya jumlah follower secara besar-besaran ini diduga terkait kebijakan rutin Instagram untuk membersihkan akun palsu dan akun yang gak aktif. Platform milik Meta ini emang dikenal sering hapus akun bot, spam, dan akun yang udah lama gak dipake. Tujuannya buat jaga kualitas interaksi di dalam platform.
Karena itu, penurunan followers di akun gede kayak Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dianggap hal yang wajar. Malah, beberapa selebritas dunia juga dikatain ngalami hal serupa. “Ada pembersihan bot mini, selebgram dunia juga pada gitu.”
Selain itu, ada netizen yang merasa kebijakan ini justru bikin angka followers jadi lebih organik. “Kebijakan IG yang hapus akun non aktif atau akun fake.”
Engagement Dinilai Bisa Lebih Berkualitas
Meski jumlah followers berkurang, sebagian pengguna media sosial nilai kondisi ini gak selalu berdampak buruk. Dengan berkurangnya akun palsu atau bot, interaksi di akun justru bisa lebih sehat karena berasal dari pengguna asli.