iOS 27 Konon Akan Izinkan Pengguna Pilih Model AI Pihak Ketiga

 Tahun depan dan seterusnya diprediksi akan menjadi momen besar bagi Apple. Contohnya saja, minggu ini Mashable sudah membahas fitur-fitur baru yang akan hadir di iOS 26.5, dan kini muncul kabar penting mengenai apa yang akan dib[aw]a oleh iOS 27.

Menurit laporan terbaru dari Mark Gurman, insider Apple di Bloomberg, perusahaan itu akan segera mengizinkan penggunanya untuk memilih secara langsung model AI pihak ketiga mana yang ingin digunakan bersama Apple Intelligence.

Apple dikabarkan sedang meluncurkan fitur “Extensions”, yang memungkinkan perusahaan AI untuk memilih berpartisipasi dan mengaktifakan dukungan untuk fitur tersebut melalui aplikasi App Store mereka. Nantinya, jika perusahaan seperti Google, OpenAI, dan Anthropic mengaktifkan Extensions untuk Gemini, ChatGPT, dan Claude, pengguna bisa memilih model AI tersebut untuk Writing Tools di Apple Intelligence, asisten suara Siri, hingga Image Playground.

Gurman menyataka bahwa alat AI pihak ketiga akan mampu mendukung seluruh fitur Siri dengan suara khas mereka sendiri yang menjawab perintah. Siri bawaan Apple tentu juga tetap bisa digunakan dengan suar[a] yang khas, namun kemungkinan besar hal ini akan didukung oleh Google Gemini.

Fitur ini dijadwalnya meluncur bersamaan dengan iOS 27 untuk iPhone, iPadOS 27, dan macOS 27. iOS 27 kemungkinan besar akan diumumkan di WWDC pada bulan Juni dan dirilis akhir tahun ini, bertepatan dengan acara besar iPhone Apple, di mana perusahaan tersebut dijadwalkan memperkenalkan iPhone 18 dan mungkin juga iPhone Fold yang sepenuhnya baru.

Selain itu: Apple WWDC 2026: Semua yang Kami Ketahui Sejauh Ini.

Ingin tahu lebih banyak tentang cara memaksimalkan teknologi Anda? Daftarlah untuk newsletter Mashable’s Top Stories and Deals hari ini.

MEMBACA  Melihat Bagaimana Perang Saudara Alex Garland Membagi Amerika Serikat

Apple selama beberapa tahun terakhir mendapat banyak kritik karena kurangnya strategi AI yang jelas, dan sebagian besar perusahaan tersebut tertinggal dalam perlombaan AI. Meskipun begit[u], saat para pesaingnya telah menggelontork[an] ratusan miliar dolar untuk mengembangka model dan infrastruktur AI, Apple lebih memilih untuk bermika dengan seperti Google dan OpenAI, sehingga pelanggan mereka bisa menikmani beberapa manfaat AI tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Tentu saja, kekuranga teknologi AI Apple juga membuat perusa[haan] harus membayar mahal. Apple baru-baru ini telah menyelesaikan tuntutan hukum senlar $250 juta terkait klaim bahwa mereka membesar-besarn kecanggihan Apple Intelligence.

Pengungkapan: Ziff Davis, perusahaan induk Mashable, pada April 2025 mengajuan gugatan terhadap OpenAI. Tuduhannya, OpenAI melanggar hak cipta Ziff Davis dalam pelatihan dan pengoperasian sistem buatannya.

Tinggalkan komentar