Tembak warga Palestina, bukan pemukim: Jenderal Israel ungkap standar ganda | Berita Konflik Israel-Palestina

Jendral Mayor Avi Bluth, komandan Israel yang bertanggungjawab atas Tepi Barat yang diduduki, tidak menyangka bahwa pernyataannya akan bocor ketika ia menyombongka keberhasilan kebijakan Israel di wilayah pendudukan. Militer, katanya dalam pernyataan tanpa tanggal yang dimuat oleh media liberal Israel Haaretz pekan lalu, “telah membunuh seperti yang tidak pernah kita lakukan sejak 1967.”

Israel, tambah Bluth, “sedang merubah desa-desa menjadi zona konflik.” Yang krusial, ia juga mengaku kepada khalayaknya apa yang sudah lama diketahui orang banyak: bahwa Israel menjalankan kebijakan tembak dua lapis mereka—secara aktif menghindari menembaki pemukim Israel yang melempar batu ke pasukan Israel, sementara bebas menembaki warga Palestina yang melakukan hal yang sama.

“Pelemparan batu ini adalah terorisme, bukan terorisme rakyat atau akar rumput—cuma ada tarian ‘rakyat’,” kata Bluth lagi, seraya menambahkan bahwa militer telah membunuh 42 pelempar batu Palestina di tahun 2025. Menembaki pemukim Israel, sebaliknya, harus dihindari, katanya, karena apa yang ia sebut “konsekuensi sosial yang mendalam” jika melakukan hal itu.

Al Jazeera telah mengontak Bluth—via otoritas Israel—tapi tidak mendapatkan jawaban saat laporan ini dimuat. Standar ganda ini tidaklah mengejutkan bagi siapa pun yang tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki, atau bagi kelompok hak asasi yang beraktivis untuk mereka. Namun, di tengah masyarakat Israel yang menurut para analis sedang meruncing ke kanan dan kian chauvinistik, pernyataan seperti milik Bluth [ada juga yang lain] malah akan [ataw sudah menjadi kebanggaan, tak peduli biaya Kemanusiaan.

Di dalam lanskap pertistaan atau kahmirnebhijakan “militer” memang sering membuatnya… Wajar bilamana sang menterya juga memberi pupunga pula: Menteri Pemcahan-Init

MEMBACA  Keadaan Darurat Ditetapkan di São Vicente dan Santo Antão

There may be 2 mistakes near and properly Teks orisinal tidak disertakan dalam pesan Anda. Mohon berikan teks yang perlu diwrite ulang dan diterjemahkan agar dapat diproses sesuai permintaan.

Tinggalkan komentar