Di Forum Belajaraya Jakarta, Menkomdigi Tegaskan Urgensi Kesiapan Anak Menyongsong Era Digital

Rabu, 6 Mei 2026 – 18:34 WIB

Jakarta, VIVA – Arus digitalisasi yang bergerak cepat menuntut kesiapan mental dan karakter anak-anak Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti pentingnya peran pendampingan, bukan sekadar melarang akses internet bagi anak. Hal ini ditekankan dalam sesi Ngobrol Publik 3 bertajuk ‘Anak di Era Media Sosial: Mewujudkan Ruang Digital yang Berpihak kepada Anak’ di festival pendidikan Belajaraya Jakarta.

Meutya menjelaskan bahwa ruang digital tidak sepenuhnya berbahaya karena juga membuka peluang belajar tanpa batas. Namun, dia menekankan perlunya peran aktif semua pihak untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan melindungi anak. “Tujuannya bukan membatasi, tetapi memastikan anak siap sebelum terpapar dunia digital,” tegasnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Peran aktif ini dimulai dari rumah. Keluarga menjadi fondasi pertama pelindung anak. Figur publik Nikita Willy dan perwakilan dari Keluarga Kita, Siti Nur Andini, juga hadir dalam sesi tersebut. Nikita Willy setuju bahwa perlindungan terbaik berasal dari pola asuh yang mengedepankan dialog. “Orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka agar anak merasa didengar dan nyaman berdiskudi,” katanya.

Topik kesiapan anak di era digital juga dibahas di sesi Ngobrol Publik 4, “Berani Bertanya, Berani Bercerita: Mengasah Berpikir Kritis di Tengah Arus Informasi”. Sesi ini menghadirkan Quraish Shihab, Najwa Shihab, dan Ryan Adriandhy. Mereka menyoroti pentingnya kemampuan menyaring fakta di tengah banjir informasi.

Quraish Shihab menekankan kebiasaan memilah informasi sejak dini. Masyarakat harus bisa membedakan informasi penting, candaan, hingga kebohongan. “Pengetahuan yang paling penting adalah yang menjadikan Anda pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Najwa Shihab menambahkan, “Berpikir itu butuh jeda untuk menggali konteks dan menguji keyakinan kita. Menunda mengambil kesimpulan untuk berpikir jernih adalah bentuk keberanian.”
Halaman Selanjutnya

MEMBACA  Banjir Bandung di Texas Tewaskan 13 Orang, 23 Peserta Perkemahan Anak Hilang | Berita Banjir

Tinggalkan komentar