Mengapa Pertahanan NATO Semakin Rentan Menghadapi Rusia?

loading…

Pertahanan NATO saat ini makin lemah dalam menghadapi Rusia. Foto/X

LONDON – Para pejabat senior NATO enggak dikasi peringatan tentang keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik 5.000 tentara dari Jerman dalam 6-12 bulan ke depan sebelum pengumuman Pentagon pada hari Jumat.

Pertanyaan soal logistik kayak dari mana dan gimana caranya pasukan bakal ditarik udah mulai muncul. Belum jelas juga gimana keputusan ini bakal ngaruh ke posisi kekuatan keseluruhan aliansi pertahanan. Hal itu diungkapin beberapa sumber yang ngerti situasi tersebut bilang ke Euronews.

Trump pada hari Sabtu nambahin kalo kehadiran pasukan di Jerman bakal dikurangin “jauh lebih banyak” daripada 5.000 yang diumumin sebelumnya, tapi presiden dari partai Republikan itu enggak ngerinci seberapa banyak pengurangan lebih lanjut ato kapan pengurangan itu diharapin.

Mengapa Pertahanan NATO Saat Ini Makin Lemah dalam Menghadapi Rusia?

1. Penarikan 5.000 Pasukan AS dari Jerman

Menurut sumber, pengumuman yang ngagetin komando senior NATO ini kurang detail. Washington masih belum ngerinci apakah tentara yang bakal ninggalin Jerman berasal dari rotasi yang gak bakal diisi ulang, skuadron udara, ato apakah pasukan tersebut bagian dari unit inti.

“Kami gak tau apa pasukan ini, apakah itu inti dari sebuah brigade? sebuah skuadron udara?” kata mantan duta besar AS untuk NATO, Ivo Daalder ke Euronews.

“Enggak ada detailnya karena Trump cuma ngasal angka ini,” kata sumber AS lainnya ke Euronews.

Para perencana militer mencoba ngurangin dampak pengurangan setidaknya 5.000 personel militer AS thdap postur keamanan Eropa, mengingat perubahan sifat perang yang makin lama mkin gak tergantung sama tentara dan lebih ke teknologi dan senjata canggih.

MEMBACA  Perusahaan teknologi pertahanan milik Palmer Luckey akan membuat pesawat militer generasi berikutnya dengan Archer

2. NATO Belum Siap Ditinggal AS

Selain itu, beberapa sekutu Eropa, terutama Jerman, udah secara substansial nguatin pertahanan mereka sendiri selama setaun terakhir. Negara-negara NATO udah bersiap untuk kemungkinan peninjauan lagi kehadiran pasukan AS, yang mereka tau bisa aja terjadi kapan saja.

Tinggalkan komentar