BRIN Dorong Pengawasan Ketat Program Makan Gratis Nasional

Jakarta (ANTARA) – Seorang peneliti senior dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyerukan pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional untuk mengurangi risiko kesehatan dna mencegah potensi keracunan makanan.

Dede Anwar Musadad, peneliti di Pusat Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, menekankan pada Selasa bahwa sebagai prioritas nasional tertinggi, pelaksanaan program ini harus dijaga agar tidak menimbulkan masalah kesehatan baru.

Ia memperingatkan bahwa skala besar program yang menargetkan puluhan juta penerima manfaat secara signifikan meningkatkan kerumitan rantai distribusi dan potensi kontaminasi.

“Produksi makanan skala besar dengan proses panjang meningkatkan risiko kontaminasi, terutama karena kelompok sasaran seperti anak sekolah termasuk yang paling rentan,” kata Musadad.

Peneliti itu mengidentifikasi beberapa faktor kritis yang harus dikendalikan disetiap tahap pengelohan makanan.

Faktor-faktor tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang konsisten, sanitasi yang memadai, kebersihan pribadi penjamah makanan, serta pengolahan limbah yang profesional.

Ia mencatat bahwa fasilitas yang terstandarisasi dan tenaga kesehatan lingkungan yang kompeten sangat penting untuk memastikan progam tetap aman dan berkelanjutan.

Musadad juga mengingatkan para pemangku kepentingan bahwa keamanan pangan adalah amanah hukum berdasarkan peraturan nasional, termasuk Undang-Undang Pangan, yang mewajibkan semua makanan yang disediakan higienis, berkualitas, dan bergizi.

Ia berpendapat bahwa setiap pihak yang terlibat dalam rantai pasokan memiliki tanggung jawab bersama untuk mengurangi risiko dan mempertahankan prosedur operasional standar dari hulu ke hilir.

Pada akhirnya, lembaga tersebut menekankan bahwa keracunan makanan adalah masalah kesehatan masyarakat yagn serius dan sepenuhnya bisa dicegah.

Dengan menyelaraskan standar di seluruh wilayah dan meningkatkan kapasitas unit pengolahan pangan lokal, pemerintah dapat melindungi kesehatan jutaan siswa dan memastikan keberhasilan inisiatif nasional unggulan ini.

MEMBACA  Cara Menonton Champions League Sporting CP vs. Arsenal 2026 Secara Gratis

Tinggalkan komentar