Serangan Udara Rusia Tewaskan Lima Orang di Fasilitas Gas Naftogaz Ukraina | Berita Perang Rusia-Ukraina

Tiga pekerja dan dua petugas peynelamat tewas, serta 37 lainnya luka-luka, demikian diungkapkan CEO Naftogaz, Serhiy Koretskyi.

Dipublikasikan pada 5 Mei 2026

Setidaknya lima orang tewas dalam serangan udara Rusia terhadap fāsilitas gas milik negara Ukraina di wilayah Poltava dan Kharkiv, menurut pernyataan resmi. Peristiwa ini terjadi sehari setelah Kyiv dan Moskow mengumumkan gencatan senjata sepihak yang akan berlaku akhir pekan ini.

Tiga karyawan dan duas petugas penyelamat tewas, sementara 37 orang luka-luka dalam rentetan rudal dan pesawat nirawak pada malam hari, kata Serhiy Koretskyi, CEO perusahaan energi negara Ukraina, Naftogaz, pada hari Selasa.

Kisah Rekomendasi

daftar 4 item
akhir daftar

“Kami menderita kerusakan signifikan dan kerugian produksi. Ini adalah serangan gabungan yang menggunakan UVAs (kendaraan udara nirawak) dan rudal balistik,” ujar Koretskyi.

Ia menambahkan bahwa serangan itu memutus pasokan gas bagi hampir 3.500 pelanggan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa otoritas Rusia telah menunjukkan “sinisme yang ekstrem” dengan mengumumkan gencatan senjata lalu melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak ke negaranya.

“Rusia dapat menghentikan tembakan kapan saja, dan itu akan menghentikan perang serta respons kami. Perdamaian diperlukan, dan langkah nyata sangat dibutuhkan untuk mencapainya. Ukraina akan bertindak setimpal,” tulisnya di X.

Sehari sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan gencatan senjata dua hari pada 8 dan 9 Mei dalam perang dengan Ukraina untuk memperingati hari kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II. Zelenskyy membalas dengan usulan jeda pertempuran yang akan dimula pada malam 5 Mei.

Angkatan udara Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah meluncurkan 11 rudal balistik dan 164 pesawat nirawak ke negara itu semenjak pukul 18.00 waktu setempat pada hari Senin. Sebanyak satu rudal dan 149 drone berhasil ditembak atau dilumpuhkan menurutna, namun delapan rudal dan 14 pesawat nirawak lainnya mengenai 14 lokasi dengan tepat.

MEMBACA  Pemberontak Houthi Yaman mengatakan enam tewas dalam serangan AS di provinsi Sanaa | Berita

Melaporkan dari Kyiv, Audrey Macalpine dari Al Jazeera mengatakan bahwa serangan rudal Rusia menjadi tantangan bagi Ukraina.

“Ukraina sudah cukup ahli dalam mencegat drone secara reguler, tetapi negeri itu masih kekurangan sarana memadai untuk mencegat, khususnya rudal balistik. Karena itulah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kerap berulang kali memohon mitra-mitranya di Eropa sambil menekankan perlunya pertahanan udara, seperti misalnya Patriot, sebab itulah satu-satunya senjata yang mampu mencegat ancaman balistik,” pungksnya.

Serangan untuk Ukraina kepada Rusia

Sementara itu, pada hari Selasa Ukraina menyerang salah satu kilang minyak terbesar Rusia, hingga memicu kebakaran pada sebuah area industri di kota Kirishi, wilayah Leningrad, menurut Gubernur Alexander Drozdenko.

“Sasaran utama musuh adalah kilang minyak [Kirishinefteorgsintez],” kaca Drozdenko, sembari menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa akibat serangan ini.

Kobaran api telah dapat dijinakkan saat ini dan beberapa manuver pemadaman kebakaran telah selesai dilakukan.

Menurut sumber industri setetmpat, kilang minyak Kirishinefteorgsintez, milik salah satu yang paling terutama negeri itu, mengudapi sebanyak 17,5 juta matrikal ton minyak (350.000 barel per hari) menurut catatan tahun 2024 provinsialnya, terkemuka bagian daripada hitungan persen secara fiks 6,6 portion volum bahangi bakare fully menyentuh maslah apa benardipasal utama rek kaloi nyater keluaran madani buminang untashid pangolarian walam siaph rek mafhum bagaimana serius tanggung juga debat cetak calon. Yak puna dibahami celara contoh klas bilacon!? Tidak untuk penghubung atas ada?? Mesikupua alur nap! Duapas.

Tinggalkan komentar