Dua Calon Jemaah dari Sumut Dipulangkan akibat Pikun

Selasa, 5 Mei 2026 – 05:30 WIB

VIVA – Dua orang calon jemaah haji asal Sumatera Utara gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini, dan mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing, yaitu Tapanuli Selatan dan Tanjung Balai.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan kedua calon jemaah haji asal Sumut itu dipulangkan karena tidak memenuhi kriteria “Istitha’ah”. Hal ini disebabkan mereka mengalami dimensia atau pikun, serta gangguan mental atau kejiwaan.

“Kedua calon haji yang mengalami gangguan itu berasal dari Tapanuli Selatan dan Tanjung Balai,” kata Zulkifli di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Senin, 4 April 2026.

Zulkifli menjelaskan kondisi kesehatan kedua calon haji ini diketahui saat mereka menjalani pemeriksan akhir oleh tim kesehatan Embarkasi Medan.

Selain kondisi kesehatan, ada juga beberapa tahapan yang harus dilalui setiap calon haji asal Sumatera Utara, seperti pembagian paspor, gelang, Kartu Nusuk, dan lain-lain. Dari tahapan-tahapan itu, petugas PPIH Embarkasi Medan memutusan apakah seorang calon haji sehat dan layak diterbangkan.

“Kemarin ada dua orang. Satu yang mengalami dimensia, dan satu lagi mengalami gangguan, sehingga bisa mengganggu jemaah lain,” ucap Zulkifli.

Menurutnya, perjalanan dari Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang ke Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah membutuhkan waktu lebih dari delapan jam.

“Ada satu yang mau mengamuk-ngamuk dan bisa mengganggu jemaah lain, apalagi saat di pesawat. Biasanya kalau di pesawat, pilot minta supaya tidak dibawa terbang,” jelasnya.

Data PPIH Embarkasi Medan mencatat sebanyak 5.990 calon haji, termasuk 68 petugas haji kloter asal Sumatera Utara, diberangkatkan pada 22 April hingga 11 Mei 2026.

MEMBACA  Piala Dunia Antarklub FIFA: Tonton Langsung Palmeiras vs. Porto dari Mana Saja

Hingga pemberangkatan Kloter 11 Embarkasi Medan hari ini, tercatat 3.947 calon haji sudah tiba di Tanah Suci, dengan rincian 44 petugas atau 65,89 persen. Sementara itu, 2.043 calon haji atau 34,11 persen masih berada di tanah air. “Insya Allah, tahun depan kalau perkembangan kesehatan membaik, mereka bisa diberangkatkan,” tutup Zulkifli.

Tinggalkan komentar