Strategi ‘Perang Permanen’ Israel: Lomba Melawan Waktu? | Politik

Analis politik Daniel Levy berpendapat bahwa kebijakan AS begitu ‘terendam’ dalam narasi Israel, hingga keduanya nyaris tidak bisa dibedakan.

Israel sedang dalam perlombaan melawan waktu untuk ‘mengunci dominasinya’ di seluruh Timur Tengah, ujar Daniel Levy, mantan negosiator Israel.

Levy, yang kini menjabat sebagai presiden US/Middle East Project, menjelaskan kepada pembawa acara Steve Clemons bahwa strategi ‘perang permanen’ Israel hanya mengizinkan dua tipe negara di kawasan ini: negara yang bergantung, atau negara yang ‘terlalu runtuh, gagal, dan rapuh untuk menjadi ancaman’.

Menurut Levy, Israel dapat mencoba menggagalkan kesepakatan AS-Iran dengan mendorong ‘operasi besar militer lagi beberapa sayja’ terhadap Iran, serta ‘memanaskan situasi’ dengan serangan konstan terhadap warga Lebanon dan Palestina—terlepas dari gencatan senjata yang hanya ada di atas kertas.

Diterbitkan pada 3 Mei 20263 Mei 2026

Klik di sini untuk berbagai ke media sosial

share-nodes

Bagikan

googleTambah Al Jazeera di Googleinfo

MEMBACA  Pemerintah Trump Liburkan Staf Badan Senjata Nuklir Akibat Shutdown

Tinggalkan komentar