31 Saksi Diperiksa Polisi dalam Insiden Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Minggu, 3 Mei 2026 – 09:37 WIB

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa mereka udah ambil keterangan dari 31 orang saksi buat ngungkapin insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, yang terjadi Senin kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, bilang sekarang penanganannya udah masuki tahap penyidikan dan ditangani sama Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Sampe sekarang, penyidik udah minta keterangan dari 31 orang, yang terdiri dari pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang pintu, saksi di sekitar lokasi, korban, petugas operasional PT KAI, dan pihak lain yang tau langsung peristiwa itu,” kata Budi di kutip dari keterangannya, Minggu, 3 Mei 2026.

Selanjutnya, penyidik bakal minta keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taksi Green, dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian buat ngelengkapin penyidikan dan dapetin gambaran peristiwa secara utuh dan objektif.

“Beberapa langkah yang udah dilakukan penyidik termasuk cek tempat kejadian perkara, kumpulin barang bukti, dalemin rekaman CCTV, koordinasi sama rumah sakit terkait korban, minta visum, dan periksa saksi-saksi dan pihak terkait lainnya,” lanjutnya.

Kecelakaan maut yang terjadi Senin (27/4) malam itu ngebunuh 16 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Insiden ini dipicu mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang gara-gara gangguan sistem kelistrikan. Mobil itu langsung dihantam KRL yang lewat.

Akibat kecelakaan pertama, satu rangkaian KRL tujuan Cikarang berhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur. Pas berhenti, rangkaian itu ditabrak dari belakang sama KA Argo Bromo Anggrek sampai bikin gerbong belakang khusus wanita ringsek dan merenggut belasan nyawa.

MEMBACA  Jalur Puncak Bogor Satu Arah Menuju Jakarta Siang Ini, Pengendara Harap Berhati-hati di Tengah Hujan Deras.

Tinggalkan komentar