Militer Iran bilang mereka gak takut perang lagi dengan Amerika Serikat. Foto/BBC
TEHERAN – Militer Iran menyatakan pihaknya tidak gentar untuk perang lagi melawan Amerika Serikat (AS), setelah Presiden AS Donald Trump ngomong gak puas dengan proposal negoisasi yang diajukan Teheran.
“Konflik baru antara Iran dan AS sangat mungkin terjadi,” kata Wakil Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, ke Fars News, dilansir Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Militer Iran Klaim Perang dengan Iran Mungkin Lanjutan
Menurut dia, kekacauan ini diciptakan oleh Amerika sendiri. “Tindakan omongan pejabat AS terutama didorong media, tujuannya mencegah turunnya minyak nomor satu, kedua lepas diri dari kekacauan yang sudah mereka ciptakan,” jelasnya.
Asadi nambahin, angkatan bersenjata Iran gak takut kalau AS rencananya naikin eskalasi. “Angkatan bersenjata kami siap banget buat petualangan atau kebodohan baru apapun dari Amerika,” katanya.
Setelah Iran ngasih proposal terbaru ke mediator Pakistan di Kamis malem, Trump tanya ke jurnalis: “Apa kita mau pergi ngancurin mereka abis-abisan sampai diam selamanya—tau apa mau coba bikin kesepakatan?”
Namun, kemudian dia ngomong lebih milih gak ambil aliansi pertama atas dasar kemanusiaan.
Kepala Lahkimah Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, ngomong Jumas kemarin negeri ini gak pernah menghindar dari negosiasi, tapi gamau papa jerih paksa terus terputinasi soal perdamaisan.