Maskapai Spirit Airlines Dikabarkan Majukan Rencana Penutupan

Maskapai Spirit Airlines, yang selama ini jadi bahan lelucon dunia maya soal layanan terbangnya yang murah banget, sepertinya bakal gulung tikar untuk selamanya.

Beberapa media seperti The New York Times dan The Wall Street Journal melaporkan bahwa maskapai berbiaya rendah ini sedang menjalankan rencana likuidasi armada dan menghentikan operasi setelah proposal dana talangan federal senilai $500 juta gagal terealisasi.

Sebelumnya, Spirit tengah melakukan negosiasi dengan pemerintahan Trump soal potensi penyelamatan yang diharapkan bisa memberikan suntikan dana segar yang sangat dibutuhkan. Sebagai imbalannya, pemerintah bisa saja memiliki saham di perusahaan itu hingga 90%.

Ini bukan pertama kalinya pemerintahan Trump mengambil saham di perusahaan Amerika yang sedang kesulitan. Musim panas lalu, mereka mengumumkan akuisisi saham Intel sebesar 10%, setelah Trump awalnya menuntut pengunduran diri CEO pembuat chip tersebut.

Namun, kali ini tidak semua pihak setuju, termasuk beberapa pemegang obligasi Spirit dan setidaknya satu anggota kabinet Trump.

“Yang tidak ingin kami lakukan adalah membuang-buang uang, dan sudah banyak uang yang dikucurkan ke Spirit, tetapi mereka tetap belum bisa untung. Jadi, apakah kami hanya akan menunda sesuatu yang tak terhindarkan lalu memilikinya?” ujar Menteri Transportasi Sean Duffy kepada Reuters dalam wawancara baru-baru ini. “Atau, apakah Spirit punya jalan keluar? Saya tidak tahu jawabannya.”

Di tengah laporan tentang penutupan yang akan segera terjadi pada Jumat lalu, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintahannya telah memberikan “proposal akhir” kepada Spirit Airlines.

“Kami sedang mempertimbangkannya. Tapi kalau tidak bisa membuat kesepakatan yang baik… tidak ada lembaga yang berhasil melakukannya,” kata Trump, menurut NBC News.

Juru bicara Spirit menolak berkomentar soal laporan tersebut, tetapi mengatakan maskapai terus beroperasi seperti biasa.

MEMBACA  Tiup, Hirup, Lalu Bagikan Menu: Promo Makanan Terbaik untuk 4/20

*Spirit dikenal dengan tiket super murahnya, sambil menarik biaya untuk hampir semua hal, termasuk pemilihan kursi, tas jinjing, hingga boarding pass cetak.

Maskapai ini sudah berjuang secara finansial selama bertahun-tahun sejak pandemi Covid-19. Spirit belum pernah mencatat keuntungan tahunan sejak 2019 dan sudah dua kali mengajukan perlindungan kebangkrutan, pertama pada 2024 dan terakhir tahun lalu. Baru-baru ini, Spirit kehilangan sekitar $60 juta hanya dalam dua bulan pertama tahun 2026, menurut NBC News.

Dan itu semua terjadi sebelum perang Trump dengan Iran membuat harga minyak meroket. Perang ini mengganggu lalu lintas melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran kritikal yang menangani sekitar 20% pengiriman daring minyak dan gas alam.

Sekurang-kurangnya satu maskapai sudah mulai bersiap jika Soul benar-benar tidak bertahan.

“Kami sedang bersiap mendukung penumpang dan karyawan Spirit jika terjadi penutupan, dan kemungkinan akan ada info lebih lanjut nanti,” ujar perwakilan United Airlines kepada NBC News.

Tinggalkan komentar