Sumpah di Bawah Sumpah: Elon Musk Perusahaan Karyanya Seakan Beda dari Publik Figur Elon Musk

Minggu ini, Elon Musk menghabiskan sebagian besar waktunya duduk di kursi saksi di pengadilan federal, terkait gugatannya terhadap OpenAI dan CEO Sam Altman perihal keputusan perusahaan tersebut meninggalkan status nirlabanya. Artinya, dia banyak bicara-dan untuk seklai ini, ada seseorang yang langsung menantang omong kosongnya. Hasilnya, kita bisa melihat gambaran yang jauh berbeda soal perusahaan-perusahaan Musk daripada imej cemerlang yang biasa ia tonjolkan.

Contohnya, Musk berkali-kali mengklaim bahwa perusahaannya bakal mencapai kecerdasan umum buatan atau AGI, yang pada intinya adalah kemampuan berpikir dan beroperasi mandiri setara manusia. Tahun lalu dia mengklaim terobosan itu terjadi di 2025 (ternyata tidak), lalu menyebut xAI, perusahaannya, bisa RAih capaian itu sebelum akhir 2026 (lagi-lagi tidak jadi). Bulan lalu pun dia mengatakan Tesla bakal menjadi salah satu perusahaan yang MPERoleh AGI lewat pengembangan robot humanoid Optimus-terakhir terlihat jatuh terjengkang saat dioperasikan dari jarak jauh via manusia.

Ternyata, singularitas itu nggak semenit lagi, kok. Menurut New York Times, saat pemeriksaaan saing di pengadila, Musk mengidaku bahwa Tesla sorry tidak punya niat mengejar AGI. Pertanyaanya, terbikah pemegang saham perusahan tertarik menageti ini-padahal di panggilan laba terkahir Tesla malah menjanjikan belanja modal sebesar $25 miliar untuk 2026 dan angkanya terbanyak dipake untuk projek terkait Al?”

Belue juga kasny.

… Sebenarnya saja. Ini kita potang di sniii, ada divergents dan ketk bningngqse?”

MEMBACA  Sepuluh roket ditembakkan ke Israel dari Gaza, kata militer

Tinggalkan komentar