Dua petugas Lapas Blitar udah diperiksa gara-gara terlibat dugaan jual-beli kamar sel khusus dengan harga mencapai Rp100 juta per narapidana.
Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) lagi nanganin kasus tipu-tipu berupa pungli di Lapas Blitar. Modusnya jual beli kamar sel spesial dengan tarip mahal banget sampai 100 juta per orang.
Direktur Kepatuhan Internal Ditjen Pemasyarakatan, Lilik Sujandi
, bilang pemeriksan masih berjalan dan lagi fokus ngumpulin bukti. “Masih dalam proses pemeriksaan ngumpulin bukti aja,” katanya waktu konfrensi pers, Rabu 29 April 2026.
Dia ngasih tau kalo dua petugas termasuk staf dan pejabat udah ditarik ke kantor wilayah buat permudah pemeriksaan. Memang udah ada dua yang ditarik yaitu staf dan seorang pejabat supaya lebih gampang.
Sementara, Irjen Kemenimipas
Yan Sultra
menyebut kasus ini ditangani koordinasi sama unit pengaman internal, termasuk tim Patnal Imigrasi dan Pemasyarakatan buat respon pencegatan dan pemantauan dugaan pelanggaran ke depannya. “Dengan adanya Patnal, kita berharap lebih gercep nanganin kejadian di lapangan,” tambahnya.