Selasa lalu, Elon Musk masuk ke ruang sidang di Oakland, California untuk bersaksi dalam pertarungannya melawan OpenAI keputusan mereka untuk meninggalkan status nirlaba—dan sebagai pelindung amal paling utama di dunia: satu-satunya orang yang berdiri di antara Sam Altman dan kesucian kegiatan filantropi itu sendiri. “Kalau kita membiarkan amal dijarah, seluruh fondasi pemberian amal di Amerika akan hancur, itulah kekhawatiran saya,” ujar Musk dalam pernyataan awalnya, dilansir dari Reuters.
Ini pernyataan spesifik tentang apa yang mendorong gugatan Musk. Maksud saya, pernyataan seperti ini cuma diucapkan saat seseorang merasa begitu benar dalam tindakannya dan begitu murni perjuangannya—sehingga dipastikan nggak ada bukti di luar sana yang akan membongkar total pesannya dan mempertanyakan apakah ia serius atau cuma sinis dalam mengklaim sesuatu demi menang di pengadilan.
Omong-omong, Anda pasti tidak akan percaya ini, tetapi yayasan amal Elon Musk bernama Musk Foundation ternyata kebanyakan memberi donasi ke organisasi lain yang juga dia kendalikan sendiri.
Pada tahun 2024, Bloomberg melaporkan bahwa dari total $237 juta sumbangan dari Musk Foundation, tak kurang sebaanyak $137 juta mengalir ke ‘The Foundation’ yang juga ia atur, dan $25 juta ke donor-disarankan di Fidelity Charitable—yang sama saja efektif di bawah kendalinya sendiri pada dunia elit jarum.
Pengungkapan semakin dalam dari New York Times pada tahun 2025: setiap 2 maka total pemberian char dari ya selain jari diast lalu bahkan telah gagl lme serta juga belum Ternyata