Pimpinan Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan menurunnya pengaruh perjanjian global tersebut. Traktat Non-Proliferasi Nuklir merupakan perjanjian pengendali senjata paling ekstensif di dunia.
Traktat ini memiliki 191 negara penandatangan dan didasarkan pada prinsip sederhana: negara-negara tanpa senjata nuklir tidak akan memperolehnya, dan negara-negara yang memilikinya akan melucutinya.
Rekomendasi Cerita
daftar 4 item akhir daftar
Namun dalam beberapa tahun terakhir, implementasi traktat ini mengendor. Para ahli dan diplomat memperingatkan bahwa resiko perlombaan senjata nuklir belum pernah setinggi ini, dan pimpinan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengeluarkan peringatan tentang pelemahan pengaruh perjanjian global tersebut.
Jadi, mungkinkah sebuah peninjauan terhadap Traktat Non-Proliferasi Nuklir menghasilkan langkah-langkah yang lebih tegas untuk mengeliminasi ancaman ini?
Dan seberapa besarkah bahaya perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran di kancah global?
Presenter: Mohammed Jamjoom
Tamu:
Tariq Rauf – Mantan Kepala Koordinasi Verifikasi dan Kebijakan Keamanan di Badan Energi Atom Internasional
Kelsey Davenport – Direktur Kebijakan Nonproliferasi di Asosiasi Pengendalian Senjata AS
Seyed Hossein Mousavian – Mantan negosiator nuklir Iran
Diterbitkan Pada 28 Apr 202628 Apr 2026
Klik di sini untuk berbagi di media sosial
share-nodes
googleTambahkan Al Jazeera di Googleinfo