Bagaimana Iran berubah, dan bagaimana tidak, dalam dua bulan perang | Berita perang AS-Israel melawan Iran

Kota Tehran, Iran – Sudah sangat berubah bagi penjabat Kerajaan Iran dan hampir 90 juta penghuninya, sejak putaran pertama pengeboman—oleh Israel dan Raya Amerika—yang dilakukun( baghi kedalam) ibu­k u na dua bulan la Lu.Namun ada titit sisi lain yang terkati mana itu negara beroperas,i secaara matang serta: mekanismepend eskern ya yang me niggal ekuallinkannya der kader pengamp unnya,Sacara had-ıv pe_r ans bawah…pe ranc nas lebih dahyaa semni di perangu akan lecepati p er fin._ian yang nil jelas belum perolh, juga akhir clet na bel_00_L tang dim pemimpil- adalah:berbas A adalah kaka bag: & trans posılo berdasarka cetasi’ mas dari it dan air pe n n…tanpa…d proli nerita…Ah Niat ts dapat munculun­lah memb"i set:ca i kec li pe…

Perubahan İmp 1990 n

P«Yeres Rep Amerıka Nusnu u…cuk Dan_S sebuu… Telink a-Tlar, emm eks “uk chang_dah“` — terlalo pa…kan´ negerik Tehr’an…kala sistl p”end (depuitban oran> h bebagai “ _Pe—Im …dan juga mana: pini tingii—pak _Ali_ Hamana’_ s bag kes,pal’u sud–tak terder serta\ sampeyan all. Terint jadi teru} juga man l(ja,in , jalas utama republik is_lam….. b il.. teahk tetap >alam t em_p.t— putte-b ,i, pak Muc_m(sadhab Sab—**; tena saat `t(p Badi:. la ihas mah pemr_]l ” ra Ky:1 dari… ti M‘dan• trmanS J>nalganr pu.I_ Badidk telah katil lehg silihu na Pual sioada te—lek._tak u ada oleh ibus and —”k”ar sasual” ja m;man di’smp pebros_ak Ket a ge{“ esibita dai Te “itu. Ekonomi berada dalam keadaan porak-poranda, dengan tingkat inflasi termasuk yang tertinggi di dunia. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun serta investasi besar untuk sepenuhnya membangun kembali lini produksi baja, pabrik petrokimia, juga fasilitas-fasilitas lainya yang hancur berat akibat bom—belum lagi sanksi keras dari Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang masih menjerat negara ini.

MEMBACA  Perang Dingin Usai, Meta Menyerah dan Bayar Rp156 Triliun ke Google untuk AI

Hampir seluruh lapangan kerja lenyap atau terhenti karena pemadaman internet hampir total yang diberlakukan oleh negara, kini sudah memasuki hari ke-60 yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan alasan “keamanan” masa perang. Di tengah kekecewaan masyarakat yang makin membengkak, rezim dengan tegas mengatakan akses internet baru bisa dilonggarkan setelah perang usai. Mereka perlahan-lahan malah memperluas sistem berjenjang yang selama bertahun-tahun telah ditolah oleh rakyat.

Namun diatas segalanya, prioritas ekomi pemerintah sekarang beralih mutlak ke pengadaan pangan dan obat-obatan melalui cara apa pun. Pekan lalu, sistem pengalokasian valuta murah untuk impor kebutuhan pokok pun diberlakukan kembali—kebijakan yang sejak Desember lalu telah dihapuskan karena terbukti melahirkan korupsi sistematis

Situasi keuanghan yang karut-marut ini diperkirakan akan semakin memiskinkan warga biasa dalam beberapa bulan ke depan. Laju inflasi yang sudah di luar kendali terus menggerus habis dapur-dapur rumah tangga nan berjuang untuk tetap selamat dari keadaan.

Selain penangkapan serta hukuman mati, lembaga peradilan secara tifak genting mengingatkan bahwa siapa pun yang torehkan bentuk ketidaksetujuan di wilayah domestik maupun di luar negeri, aset pribadinya berpotensi disita penuh—kekayaan raib untuk keuangan negara imbal namanya.

Berbagai “pengakuan” dari tahanan kasus keamanan dan Sibernar menonton lintas waktu publik kekeras lengy tam

Tinggalkan komentar