Presiden Prabowo Menunjuk Tokoh Buruh sebagai Menteri Lingkungan Hidup

Presiden Prabowo Subianto resmi lantik Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI), Mohammad Jumhur Hidayat, sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam Kabinet Merah Putih. Hal ini diungkapkan oleh Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea.

“Saya sudah tau bahwa akan ada tokoh buruh yang masuk kabinet. Kami lihat ini sebagai penghormatan buat seluruh gerakan buruh di Indonesia,” kata Wea di Jakarta pada Senin.

Dia menambahkan bahwa Jumhur udah berjanji tetap komitmen pada perjuangan buruh selama menjabat di pemerintahan.

“Pak Jumhur sudah kasih jaminan ke saya bahwa dia tidak akan pernah ninggalin idealismenya sebagai pemimpin buruh,” lanjut dia.

Presiden Prabowo menunjuk Jumhur buat mememinpin Kementerian Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Pangan di Istana Negara Jakarta pada Senin sore.

Dalam sambutannya, Jumhur siap melanjutkan upaya ngurusin masalah sampah yang udah lama jadi tantangan Indonesia, sambil menyesuaikan dengan standar global.

“Banyak hal yang harus kita lakukan. Contohnya di pengelolaan sampah, kita bakal secara bertahap memenuhi standar global. Kami juga lagi garap berbagai perjanjian internasional,” katanya di istana.

Dia yakin kepemimpinan dan visi presiden bakal bantuin kementerian bekerja efektif dan capai target.

Lahir di Bandung, February 1968, Jumhur punya gelar sarjana teknik fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia kemudian belajar di Universitas Nasional dan Universitas Indonesia untuk studi sosiologi tingkat master.

Jumhur punya jejak yang kuat sebagai aktivis perjuangan hak buruh, baik di dalam maupun luar pemerintah.

Di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, dia sempat jadi kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dari 2007 sampai 2011.

MEMBACA  MPR meminta pembentukan tim khusus untuk menangani pornografi anak

Tinggalkan komentar