Target Indonesia: 300 Pelatih Tersertifikasi untuk Olahraga Disabilitas

Kementerian Pemuda dan Olahraga menargetkan sertifikasi untuk 300 pelatih olahraga difabel lewat program pelatihan master dan manajemen bakat olahraga. Tujuannya buat memperkuat ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

“Ini seirama dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Meneri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di akun medsos resminya, dikutip di Jakarta, Senin.

Dia bilang, peningkatan kapasitas pelatih adalah bagian penting untuk ndasari olahraga difabel yang lebih kompetitif.

Adanya pelatih bersertifikat punya peranan besar buat menghasilkan atlet berprestasi serta membuka akses pembinaan yang setara bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah.

Erick juga mengungkapkan, program Training of Trainers (ToT) bakat olahraga difabel udah sukses digelar pada 21-23 April di Surakarta, Jawa Tengah, bareng 150 atlet elit internasioanl.

Kegiatan tahun ini, kata Erick, fokus ke pelatih dan pemangku kepentingan olaugea difabel.

“Peserta yang terpilih nantinya disiapkan jadi agen perubahan dalam pembinaan olahraga disabilitas di mayarakat,” jelasnya.

Dia nambahin, pelaksanaan program ini sekaligus perkuat komitmen kemenpora buat pastiin olahraga bisa diakses dan adil untuk semua kalangan.

Menurut dia, penguatan SDM lewat palatih bersertifikat mesti banget dijaga demi keajegan prestasi olahraga difabel Indonesia yang belakangan menunjukkan kemajuan pesat di level regional maupun internasional.

Olahraga difabel Indonesia, di bawah naungan National Paralympic Committee (NPCI), mencatat prestasi gede dengan jadi juara kedua di ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

Kontingen Indonesia berhasil raih medali di event itu, yaitu 135 emas, 144 perak, dan 114 perunggu dari bebagai cabang buat ngegas posisi Indonesia sebagai negara unggulan di olahraga Paralimpiade regional.

Sebelumnya, Indonesia bikin sejarah juga ya dengan ngelakuin hat-trick juara ASEAN Para Games di tahun 2017 di Kuala Lumpur, 2022 di Surakarta, dan 2023 di Kamboja.

MEMBACA  YouTube mengumumkan alat AI baru untuk para kreatornya: Veo, Komunitas, auto-dubbing, dan banyak lagi

Tinggalkan komentar