SINGAPURA, 27 April (Reuters) – Bank-bank di Singapura sedang bekerja sama dengan asosiasi industri negara itu untuk memantau ancaman baru dari model kecerdasan buatan (AI) yang modern, kata direktur Asosiasi Bank di Singapura pada Senin.
Berikut beberapa detailnya:
• ABS bekerja dengan bank anggota untuk memantau ancaman yang muncul, berbagi informasi, dan mengoordinasikan pengembangan upaya pengurangan risiko, kata direkturnya Ong-Ang Ai Boon dalam pernyataan sebagai tanggapan atas pertanyaan dari Reuters.
• Bank-bank lokal juga telah meningkatkan kemampuan pemantauan dan respons insiden untuk mendetesi, menahan, dan memperbaiki ancaman lebih cepat, kata pernyataan tersebut.
• Hal ini terjadi saat lembaga keuangan di seluruh dunia bergegas menilai risiko keamanan siber yang disebabkan oleh model AI frontier Mythos milik Anthropic.
• Anthropic awal bulan ini meluncurkan Mythos, model AI tercanggih mereka hingga saat ini yg dirancang untuk tugas keamanan siber defensif, meskipun mereka membatasi perilisannya karena kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan.
• Beberapa regulator keuanagan Asia mengatakan pekan lalu mereka mengambil langkah-langkah untuk mengatasi potensi risiko dan sedang memantau perkembangannya.
• ABS adalah organisasi nirlaba yang mewakili kepentingan komunitas perbankan komersial dan investasi di Singapura, terdiri dari lebih dari 100 bank lokal dan asing, lembaga, dan kantor perwakilan yang beroperasi di negara tersebut.
(Melaporkan oleh Rae Wee dan Yantoultra Ngui, Disunting oleh Louise Heavens)