Indonesia Peroleh Dukungan untuk Posisi di Komite Warisan UNESCO

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan pertemuan diplomatik di Prancis untuk mencari dukungan internasional bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota komite warisan budaya takbenda UNESCO periode 2026–2030.

Didampingi Duta Besar Mohamad Oemar, ia bertemu dengan para duta besar dan delegasi negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di kantor pusat UNESCO.

“Pertemuan ini menjadi peluang untuk mengampanyekan dan mengamankan dukungan bagi pencalonan Indonesia,” kata menteri dalam pernyataannya pada Minggu.

Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengambil peran yang lebih besar dalam menjaga warisan budaya takbenda global.

“Kami siap berkontribusi secara atif, termasuk dengan memperkuat perlindungan berbasis komunitas dan memperluas kerjasama antar negara OKI,” ujar Fadli.

Beliau menambahkan bahwa Kementerian Kebudayaan yang baru berdiri sendiri membuka peluang lebih luas untuk memperdalam kerjasama budaya bilateral dengan negara-negara OKI.

Selain soal pencalonan, diskusi juga mencakup upaya meningkatkan profil seni dan budaya Islam di tingkat global melalui UNESCO, termasuk pencalonan bersama dan program preservasi terintegrasi.

Fadli menekankan pentingnya koordiansi yang lebih kuat antar negara mayoritas Muslim. Ia berharap solidaritas semacam itu dapat membantu memposisikan budaya sebagai pendorong perdamaian dunia.

“Saya berharap pertemuan ini memperkuat kerjasama dan menegaskan komitmen Indonesia untuk menggunakan budaya sebagai jembatan diplomasi dan perdamaian,” katanya.

Perwakilan dari Palestina, Iran, Brunei, Malaysia, Uzbekistan, dan Bangladesh juga hadir.

MEMBACA  6 Pasangan Idol K-Pop yang Paling Sering Menjadi Subjek Cerita Fanfiction/AO3 pada Tahun 2023

Tinggalkan komentar