Menurut CEO Elon Musk, Tesla sudah memulai produksi Cybercab—kendaraan otonom yang tampil futuristik. Di sebuah unggahan di X pada hari Jumat, salah satu pemilik perusahaan ini membagikan video bergaya Cyberpunk 2077 yang menunjukkan mobil-mobil tersebut meluncur di jalur produksi, sepertinya di pabrik Giga Texas milik Tesla di Austin, Texas.
Di hari yang sama, akun resmi Robotaxi Tesla juga memosting video yang memperlihatkan Cybercab “dalam formasi” di jalan tol. Beberapa waktu lalu, pada 18 Februari, Cybercab pertama berhasil keluar dari lini produksi, dan perusahaan sempat memosting foto perayaan.
Dalam laporan pendapatan Q4 2025, Tesla sempat memundurkan jadwal produksi massal Cybercab ke 2026, tapi di laporan Q1 2026 mereka menyatakan “menargetkan produksi volume untuk Cybercab dan Tesla Semi tahun ini.” Pada peluncuran tahun 2024, Musk bilang produksi penuh bisa mencapai 2 juta unit per tahun, atau sekitar 38.000 mobil per pekan. Di tahap awal ini, angkanya mungkin baru ratusan unit per minggu. Tesla memang punya sejarah production delay, dan sebelum Cybercab bisa meluncur di jalan, harus dapat persetujuan regulator dulu.
61 unit Cybercab sempat terlihat di Giga Texas awal April. Drone operator Joe Triggyer melaporkan bahwa mobil-mobil otonom itu masih punya setir—berbeda dengan versi di video Musk yang tanpa setir, hanya layar besar seperti Tesla pada umumnya—jadi kemungkinan itu model awal.
Cybercab dan Robotaxi: Apa bedanya? Cybercab adalah kendaraan listrik otonom penuh yang diperkenalkan di acara “We, Robot” 2024, belum beroperasi di jalan raya. Bentuknya warna emas, punya pintu model sayap kupu-kupu, dan tanpa setir atau pedal. Sementara itu, Robotaxi—yang saat ini sudah beroperasi di Austin sejak 2025—adalah mobil Model Y otonom, berwarna hitam, serta punya setir dan pedal. Meskipun dikemudikan tanpa manusia, mereka tetap didampingi monitor keselamatan. Tesla sudah mencoba mendaftarkan merek “Robotaxi” di AS. Jadi intinya jangan tertukar.
Permohonan ke *Patent and Trademark Office* ditolak.
Intinya, Robotaxi sudah beroperasi di jalan; pada akhirnya, Cybercab akan menggantikan mereka.
Dalam panggilan pendapatan Q1 2026 Tesla, perusahaan menyatakan, “Pada Q1, jarak tempuh Robotaxi berbayar hampir dua kali lipat secara kuartalan. Setelah mulai diproduksi, kami memperkirakan Cybercab akan mulai menggantikan armada Model Y yang ada dan menjadi kendaraan dengan volume terbanyak seiring waktu.”
Secara fundamental, Robotaxi sudah ada di jalan; Cybercab nantinya akan menjadi penggantinya.
Sebuah Tesla Cybercab yang dipamerkan saat SXSW di Austin pada bulan Maret bertempat tulisan *Robotaxi* di atasnya (dan juga layar, tanpa setir). Namun, dalam video Musk, kata Cybercab terpampang di layarlah.
Ukiran Robotaxi pada *bodi* Cybercab saat pameran SXSW.
Modalnya pada kesempatan itu!.
Tak ada setir yang kupahat di bagian ruops
, dan kejelas fakta& *patent* yang kedua pasangan Visual nyata* hadirlah— buat sebuah kejklapan
. Taknik kebiasama
Maaf ag terbiat benar tapi sudah p*endapat saja menjadikan kerja Telsa & tak lama!
W-Alla
Pun Video lebih& *cerobs*** itu saya Mencok berb***an **Ad* lalu pSukrat ra & e.g. Set lalu saat **ia din A’Zingan telah, bisa itu Lhai sudah *dit // ***ut uang T//**
Ringkasan