Setelah mengalami gangguan pendengaran temporer di telinga kiri saya, saya jadi sangat berkomitmen untuk melindungi pendengaran. Meski kehilangan pendengaran selama beberapa minggu itu disebabkan oleh disfungsi tuba eustachius —kondisi saat saluran yang menghubungkan telinga tengah ke belakang hidung tidak berfungsi dengan baik— saya mulai bertanya-tanya, apa lagi yang bisa berdampak negatif pada telinga kita?
Saat menelusuri tips kesehatan telinga, saya menemukan bahwa salah satu perangkat teknologi umum, yaitu earbuds milik saya, mungkin berkontribusi pada masalah pendengaran. Untuk tahu lebih lanjut, saya berbicara dengan audiolog, tenaga kesehatan yang mendiagnosis serta menangani gangguan pendengaran, keseimbangan, dan atau gangguan telinga. Inilah yang mereka ajarkan.
Risiko yang Ditimbulkan Earbuds bagi Kesehatan Telinga dan Pendengaran
Menurut Dr. Ruth Reisman, audiolog berlisensI sekaligus penyedia alat bantu dengar di New York, earbuds bisa menimbulkan beberapa risiko. Mereka dapat memerangkap panas dan lembap di dalam telinga, meningkatkan risiko infeksi. Pemakaian berulang juga bisa mendorong kotoran telinga lebih dalam sehingga menyebabkan penumpukan atau sumbatan. Ditambah lagi, jika earbuds tidak pas atau dipakai terlalu lama, bisa menyebabkan iritasi atau nyeri di saluran telinga.
“Earbuds berada langsung di saluran telinga, yang mana dapat meningkatkan sejumlah risiko. Kekhawatiran terbesar adalah gangguan pendengaran akibat bising jika volume terlalu keras atau durasi mendengarkan kelewat panjang,” ujar Reisman. “Saya telah menyaksikan semua masalah ini selama 15 tahun saya menjadi audiolog.”
Dan Troast, audiolog di HearUSA, menjelaskan bahwa jika Anda mendengarkan konten dalam volume keras, terutamanya dalam waktu lama—i membahas—al melalui corm