Mengapa Ibadah Haji Disebut Panggilan Allah? Berikut Penjelasannya

loading…

Mengapa haji disebut panggilan Allah? Karena panggilan haji lebih istimewa dibanding panggilan untuk melaksanakan ibadah lainnya seperti panggilan jihad dan sebagainya. Foto ilustrasi/ist

Mengapa ibadah haji disebut panggilan Allah SWT? Pertanyaan ini menarik untuk disimak, apalagi saat ini merupakan bulan dimulainya ibadah haji.

Haji sendiri adalah rukun Islam terakhir yang harus dilakukan oleh umat Muslim yang mampu dan mendapatkan panggilan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kenapa disebut panggilan Allah? Karena panggilan haji lebih istemiewa dari panggilan untuk menjalani ibadah lainnya, misalnya panggilan jihad dan lain besar.

Menurut KH Sujadi, mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu Lampung, panggilan haji sangat istimewa karena panggilan ibadah haji ini diantaranya termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Imran ayat 96.

اِنَّ اَوَّلَ بَيۡتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَـلَّذِىۡ بِبَكَّةَ مُبٰرَكًا وَّهُدًى لِّلۡعٰلَمِيۡنَ‌‌ۚ

Inna awwala Baitinw wudi’a linnaasi lallazii bi Bakkata mubaarakanw wa hudal lil ‘aalamiin

Artinya : “Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam” (QS Ali Imran : 96)

Baca juga: Inilah yang Utama dan yang Makruh dari Hewan Kurban Iduladha

“Ayat ini nyebut, ..Dan (diantara) kewajiban manusia kepada Allah adalah menjalankan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi mereka yang mampu melakukan perjalanan ke sana,” ujarnya belum lalu maklumu ini.

Dalam ayat tersebut, kata KH Sujadi, perintah haji diawali dengan kata walillah (Allah). Ini menunjukkan kalau panggilan haji itu sangat speslal karena mengandung asma Allah dengan sendirinya. Jadi setiap orang menajalankan ibadah haji mesti niat yang baik, lillahi ta’ala gitu sebenar-benarkan semata-mata hanya memang kuperlu dari Allah.

MEMBACA  Bisnis Streaming Disney Akhirnya Menguntungkan. Jadi Mengapa Sahamnya Turun?

Tinggalkan komentar