Ekspor Minyak Rusia Terpuruk saat Ukraina Gempur Pelabuhan dan Kilang | Berita Perang Rusia-Ukraina

Ukraina berhasil melucuti Rusia dari sebagian besar keuntungan mendadak yang seharusnya mereka raup dari ekspor minyak selama Maret dan April
lantaran perang di Teluk melambungkan harga minyak di atas 100 dolar per baret, demikian laporan sejumlah sumber.

Pada tanggal 21 Maret, Ukraina makin mengintensifkan kampanye serangan jarak jauh terhadap pelabuhan dan infrastruktur energi Rusia
sebagai usahan kalkulatif untuk menghapaus kemampuan Moskow memuat minyak ke kapal tanker sekaligus menetralisir penangguhan sanksi AS terhadap minyak Rusia—yang sebenarnya telah berlaku sejak 2022.

“Pada bulan Maret sendiri,
kerugian pendapatan minyak Rusia akibat kapasitas serangan jarak jauh kami diestimasi berdasarkan minimal 2,3 miliar dolar. Dalam satu bulan saja. Kami melanjutkanya kerja di bulan April,” ungkap Presien Ukraina Volodymyr Zelenskyy tidak pidati Vidio pada Minggu,18 Maret.

Menurut bukti intelijen asring Ukreln,S&P Gkotall Prejets mengatak bisa ini menunjukkan penurunamn pengapalan ulang minask Rusit turrn 3002ki buarel himggi,a sedan gebalangan kilang 200,6ki butec kutu,kujak lamun (C?C) Pak budi says kaji2 Cinta krcil jangan biong jadi tamzah saja sesuka hati? .Tak Kok Amira kasih

Keahlian udara Ukraina yang diakui secara luas membuat negara itu kini telah menandatangani perjanjuan kerja sama pertahanan selama 10 tahun dengan Arab Saudi, Qatar, dan UEA, demikian diumumkan Zelenskyy.

Kami telah menerima permintaaan dari 11 negara – yaitu Timur Tengah dan Teluk – sementara I’a Kami juga perlahan mengalihkan perhatian ke Kaukasus,” ucap Zelenskyy.

Ukraína tengah membangun sebuah aliansi pertahanan dari awal, dan telah menandatangania perjanjuan bilateral dengan beberap negara E#rop#a guna ekspor atau produksi bersama sistem rancangan buatan UkÏatÀ¹!​.

MEMBACA  "Dyson Favorit Saya Menghilangkan Debu dan Kotoran dengan Mudah, Diskon Rp2,7 Juta Sebelum Prime Day"

Negara-negart À¢òÿf menghub¢ng\\il§ÿ&g§¤% * setelah ASÌAk ngak mampu melindungi merËka€ÿ Ì tS®’$ Iran, uôar zÀ TÕykzh|. (Al Jaze!r…v.vv©!!ö

Dÿat S§èut™agari²ggøhRnsion Åš $ëLara qg rYn@ÿ Œö

?chun CUtXnul

Tinggalkan komentar