Manchester United Kehilangan “Figur Kunci” di Luar Lapangan, Apa Dampaknya?

Jumat, 24 April 2026 – 14:50 WIB

Manchester, VIVA – Manchester United saat ini sedang menghadapi perubahan penting dari sisi yang jarang disorot publik, yaitu sosok kunci di balik berbagai program sosial klub, John Shiels.

John Shiels dipastikan akan meninggalkan perannya setelah 18 tahun mengabdi. Bagi Manchester United, kehilangan Shiels berarti melepas figur sentral yang selama hampir dua dekade membentuk wajah klub di luar lapangan, khususnya dalam bidang sosial dan pengembangan generasi muda.

Selama menjabat sebagai CEO Manchester United Foundation, Shiels dikenal sebagai arsitek utama di balik berbagai program yang menyasar komunitas kurang beruntung di Greater Manchester. Ia membangun pendekatan yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga pendidikan dan pengembangan karakter.

Di bawah kepemimpinannya, yayasan tersebut berkembang pesat hingga menjadi salah satu organisasi amal berbasis sepak bola terbesar di Inggris. Dampaknya pun tidak main-main, dengan lebih dari 42.000 anak muda dijangkau setiap tahunnya melalui berbagai program yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kontribusi besar Shiels juga mendapat pengakuan luas. Pada tahun 2022, ia dianugerahi gelar Member of the Order of the British Empire (MBE) atas jasanya dalam mendukung pengembangan kaum muda. Ia juga menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Ulster sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprahnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, Shiels mengaku bangga atas perjalanan panjang yang telah ia lalui bersama yayasan tersebut. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama ini.

“Saya mengenang masa-masa saya di Manchester United Foundation dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah bersama saya, mendukung saya, dan menginspirasi saya sepanjang perjalanan ini,” kata Shiels dalam keterangan resmi klub.

MEMBACA  Ledakan AI Guncang Pasar Kerja Global, 40% Pekerjaan Manusia Terancam

Ia memastikan bahwa program-program yayasan akan tetap berjalan seperti biasa ke depan, sekaligus optimistis organisasi tersebut akan terus berkembang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang semakin kompleks.

Sementara itu, CEO Manchester United sekaligus Ketua Yayasan, Collette Roche, memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi Shiels. Ia menilai peran yang ditinggalkan bukanlah sesuatu yang mudah untuk digantikan.

“Kami sangat berterima kasih atas visi, kepemimpinan, dan kontribusinya selama 18 tahun terakhir. Atas nama seluruh klub, kami mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Roche.

Tinggalkan komentar