Tiga Alasan UEA Mengutuk Trump Akibat Dampak Perang Iran, Ancam Beralih ke Yuan

loading…

UEA kecam Donald Trump karena terdampak perang Iran. Foto/X

DUBAI – Uni Emirat Arab (UEA) menyalahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas dampak ekonomi dari perang AS-Israel di Iran. Mereka memperingatkan akan melakukan transaksi keuangan memakai yuan jika Federal Reserve tidak buat jalur pertukaran mata uang dengan bank sentral UEA.

UEA telah memulai negosiasi dengan AS tentang kemungkinan jaring pengaman keuangan untuk lindungi ekonominya jika agresi yang berlangsung terhadap Iran memperdalam krisis di Teluk Persia, lapor The Wall Street Journal pada Senin, dengan mengutip pejabat AS.

3 Alasan UEA Kecam Trump karena Terdampak Perang Iran, Ancam Gunakan Yuan

1. Konsekuensi Ekonomi Akibat Perang Iran

Gubernur Bank Sentral UEA, Khaled Mohamed Balama, mengusulkan pembentukan jalur pertukaran mata uang (currency swap line) saat pertemuan di Washington pekan lalu dengan Menteri Keuangan Scott Bessent serta pejabat dari Departemen Keuangan AS dan Federal Reserve.

Pejabat AS menyatakan pihak UEA mengajukan usulan itu sebagai langkah pencegahan, dengan catatan bahwa meskipun negara itu sejauh ini terhindar dari akibat ekonomi terparah dari agresi AS-Israel terhadap Iran, mereka mungkin masih butuh dukungan keuangan jika situasi memburuk.

Negosiasi ini menunjukkan kekhawatiran yang tumbuh di UEA bahwa agresi AS-Israel terhadap Iran bisa sangat merugikan perekonomian mereka dan melemahkan statusnya sebagai pusat keuangan global.

2. Rusaknya Infrastruktur Minyak dan Gas

Menurut Press TV, agresi AS-Israel terhadap Iran telah merusak infrastruktur minyak dan gas UEA dan mengganggu lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz, yang memotong aliran pendapatan minyak dalam dolar yang sangat penting.

MEMBACA  CNN menghadapi kecaman atas laporan penyelamatan tahanan Suriah 'diatur' | Berita Perang Suriah

Tinggalkan komentar