Manfaat terbesar Apple AirTags adalah kemampuannya membantu Anda menemukan barang bawaan, entah itu kunci yang hilang atau melacak bagasi saat bepergian. Namun, AirTags juga dapat dipakai untuk melacak pergerakan Anda **tanpa sepengetahuan** Anda.
AirTags berfungsi dengan menggabungkan sensor internal, sinyal nirkabel, dan jaringan Find My yang luas dari Apple untuk memantau barang berharga Anda. Misalnya, jika dompet Anda yang berisi AirTags hilang, Anda dapat menggunakan aplikasi Find My untuk melacaknya di peta, membuatnya mengeluarkan suara, atau menandainya sebagai “hilang” agar pengguna Find My lain dapat membantu menemukannya.
Namun, salah satu keluhan terbesar tentang AirTags adalah potensi penyalahgunaannya. Seseorang dengan niat jahat dapat dengan mudah menyelipkan pelacak kecil ini ke dalam tas Anda dan kemudian memantau pergerakan Anda tanpa izin. Beberapa orang telah melaporkan insiden stalkling terkait AirTag di mana korban tidak tahu bahwa pelacak dipasang pada mereka hingga lama kemudian.
Apple dan Google (pengguna Android punya pilihan pelacak Bluetooth sendiri, seperti Moto Tag yang bekerja dengan Google’s Find Hub) telah berkolaborasi membuat standar industri yang memberi peringatan kepada pengguna jika ada perangkat yang dipakai untuk melacak mereka secara diam-diam. Berkat kolaborasi ini, pengguna Android juga dapat mengetahui jika sebuah AirTag digunakan untuk melacak mereka.
Apple sendiri telah melakukan beberapa perubahan dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi AirTag yang tidak diinginkan. Awalnya, AirTag akan berbunyi tiga hari setelah terpisah dari perangkat yang dipasangkannya. Sekarang, durasinya menjadi 8 hingga 24 jam. Jika notifikasi pelacakan tak diinginkan diaktifkan (akan dijelaskan di bawah), Anda akan menerima peringatan berbunyi.
Perlu dicatat, AirTag generasi baru 50% lebih keras dari model generasi pertama, sehingga secara teori lebih baik dalam memberi peringatan. Apple juga menyatakan speaker pada AirTag gen-2 lebih sulit dilepas dibanding model sebelumnya, untuk mengantisipasi upaya pelaku jahat mencopotnya.
Apple’s Find My membantu Anda menyiapkan dan melacak AirTag. Ini juga bisa memberi notifikasi jika pelacak tak diinginkan terdeteksi.
Patrick Holland/CNET
Mendeteksi Pelacak yang Tidak Diinginkan
Untuk dapat mendeteksi pelacak tak diinginkan, aktifkan dulu notifikasi pelacakan. Untuk AirTags atau aksesori Find My lain, notifikasi pop-up (contoh: “AirTag terdeteksi bergerak bersama Anda”) tersedia di perangkat dengan iOS 14.5 atau lebih baru. Untuk perangkat pelacak Bluetooth lain, notifikasi ini diaktifkan pada iOS 17.5 atau lebih baru.
Anda harus mengaktifkan Layanan Lokasi, Find My iPhone, Bluetooth, dan Izin Notifikasi. Caranya:
Buka Pengaturan, lalu Privasi & Keamanan, lalu Layanan Lokasi dan aktifkan. Setelah itu, buka Pengaturan, lalu Akun Apple, pilih Find My dan nyalakan Find My iPhone. Untuk mengaktifkan Bluetooth, buka Pengaturan, lalu Bluetooth dan nyalakan. Kemudian buka Pengaturan, lalu Notifikasi, gulir ke bawah ke Notifikasi Pelacakan dan aktifkan Izin Notifikasi. Pastikan mode pesawat mati, atau Anda tidak akan menerima notifikasi pelacakan.
Langkah yang Harus Dilakukan Saat Mendapat Notifikasi Pelacakan
Jika Anda mendapat notifikasi seperti “Peringatan Pelacak Tidak Dikenal” atau “Item Terdeteksi di Dekat Anda”, Anda dapat mencoba menemukan AirTag yang tidak diinginkan dengan mengetuk notifikasi. Ketuk Lanjutkan lalu ketuk Putar Suara atau ketuk Temukan di Sekitar untuk melacak AirTag tersebut.
Jika tidak ada suara atau Anda tidak dapat menemukannya, item mungkin sudah tidak bersama Anda. Apple menyarankan memeriksa barang bawaan lain atau area di sekitar Anda, untuk berjaga-jaga. Jika ingin meninjau notifikasi nanti, buka aplikasi Find My, ketuk Item lalu ketuk Item yang Terdeteksi dengan Anda.
Perlu diingat bahwa sering terjadi “positif palsu”, di mana notifikasi terpicu karena seseorang di dekat Anda membawa pelacak. Jika Anda berada di kereta, pesawat, bus, mengantri, atau duduk di ruang publik, peringatan pelacakan yang keliru bisa berasal dari gangguan atau lingkungan Bluetooth yang padat.
Namun, jika Anda mendapat peringatan, selalu baik untuk menanggapinya secara serius dan menyelidiki penyebabnya.
Jika Anda menemukan AirTag yang bukan milik Anda, dekatkan bagian atas iPhone ke pelacak hingga notifikasi muncul. Ketuk notifikasi itu, dan ini akan membuka situs web yang menampilkan informasi seperti nomor seri, empat digit terakhir nomor telepon, atau alamat email samar pemiliknya. Jika AirTag ditandai sebagai “hilang”, Anda mungkin melihat pesan dengan instruksi cara menghubungi pemilik.
Jika Anda khawatir pelacak digunakan untuk memantau pergerakan dan lokasi Anda, Apple menyarankan untuk mengambil tangkapan layar informasi tadi sebagai catatan. Anda kemudian dapat menonaktifkan AirTag dengan menekan bagian belakangnya, memutarnya berlawanan arah jarum jam untuk membuka penutup, dan mengeluarkan baterainya.
Tentu saja, sebelum melakukan perubahan apa pun, penting untuk menyusun rencana keamanan, terutama jika Anda takut dilacak oleh pasangan yang sedang atau pernah melakukan kekerasan. Hubungi penegak hukum setempat jika merasa keselamatan Anda terancam, atau Hubungan Darurat Kekerasan Dalam Rumah Tangga Nasional di 800-799-SAFE (7233).