Rival Nvidia, Cerebras Ajukan Dokumen IPO di AS, Dorongan Gelombang AI untuk Perusahaan Masuk Bursa

17 April (Reuters) – Perusahaan pembuat chip AI, Cerebras Systems, mengungkapkan mereka mendaftar untuk penawaran saham perdana (IPO) di AS pada hari Jumat. Ini membawa pesaing Nvidia lebih dekat ke pasar publik karena mereka ingin memanfaatkan optimisme yang tumbuh soal kebangkitan pasar pencatatan saham.

Ini adalah percobaan kedua perusahaan untuk go public setelah mereka menarik pendaftaran IPO sebelumnya di bulan Oktober, beberapa hari setelah mengumpulkan dana lebih dari $1 miliar yang membuat nilainya sekitar $8 miliar.

Cerebras bertujuan menantang Nvidia dengan jenis chip kecerdasan buatan (AI) yang berbeda. Chip ini menghindari ketergantungan pada memori berbandwidth tinggi, yang merupakan salah satu hambatan terbesar di industri.

Mereka fokus pada *inferensi*, yaitu proses di mana sistem AI merespons pertanyaan pengguna. Pertumbuhan mereka banyak terkait dengan OpenAI, termasuk kesepakatan multi-tahun senilai $20 miliar di mana pembuat ChatGPT akan menggunakan chip Cerebras setara 750 megawatt.

Pencatatan ini menambah tanda bahwa pasar IPO mendapatkan momentum kembali setelah perlambatan singkat di bulan Maret. Saat itu, gejolak karena ketegangan geopolitik dan penjualan saham teknologi mengurangi nafsu investor.

Peningkatan baru-baru ini dalam pencatatan saham menunjukkan perusahaan-perusahaan kembali ke pasar seiring sentimen yang stabil. Penerbit dan banker berharap pemulihan yang terlihat awal tahun ini dapat berlanjut di bulan-bulan mendatang.

Analis memperkirakan perusahaan terkait AI akan memimpin pencatatan saham di sektor teknologi, karena harapan pertumbuhan signifikan dari adopsi AI generatif yang lebih luas.

PENUNDAAN DALAM PENAWARAN PERDANA

Pendapatan Cerebras naik jadi $510 juta pada tahun hingga 31 Desember, dari $290,3 juta setahun sebelumnya. Mereka mencatat laba $1,38 per saham, berbanding dengan kerugian $9,90 per saham setahun yang lalu.

MEMBACA  Petunjuk dan Jawaban NYT Strands untuk 19 April 2026

Perusahaan pertama kali mengajukan dokumen ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada tahun 2024, sebelum menunda dan akhirnya menarik IPO-nya tahun lalu.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa penundaan sebelumnya terjadi setelah tinjauan keamanan nasional AS terhadap investasi minoritas konglomerat teknologi asal UAE, G42, di pembuat chip AI ini.

G42, yang merupakan investor dan juga salah satu pelanggan terbesar Cerebras, mendapat pengawasan lebih ketat dari otoritas AS. Hal ini karena kekhawatiran bahwa perusahaan Timur Tengah bisa memberikan China akses ke teknologi AI canggih Amerika, seperti dilaporkan Reuters sebelumnya.

Perusahaan mengumumkan pada tahun 2025 bahwa mereka telah mendapatkan izin dari Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS).

Cerebras yang berbasis di Sunnyvale, California, terkenal dengan chip wafer-scale engine-nya. Chip ini dirancang untuk mempercepat pelatihan dan inferensi model AI besar serta bersaing dengan produk dari Nvidia dan pembuat chip AI lainnya.

Tinggalkan komentar