Jumat, 17 April 2026 – 22:57 WIB
Jakarta, VIVA β Malam puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026 sebagai bentuk penghargaan untuk pihak-pihak yang berkontribusi memperluas akses dan pemerataan konektivitas digital di Indonesia, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) diselenggarakan di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat 17 April 2026.
Acara ini menyoroti peran pemerintah daerah, lembaga, komunitas, sampai individu dalam menghadirkan akses digital inklusif hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pemerataan konektivitas digital di Indonesia.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita perlu kerja sama dengan banyak pihak. Saya ikut terharu, tadi banyak sekali masyarakat dari berbagai elemen, baik dari sekolah, puskesmas, lalu teman-teman dari TNI, dan tentunya industri yang luar biasa kerja samanya dengan pemerintah. Hal ini mempermudah langkah pemerintah untuk terus memastikan konektivitas ini berjalan baik di semua daerah,” kata Meutya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini.
“Semoga kerja sama antara pemerintah, industri, dan masyarakat bisa terus berjalan untuk mengawal agar konektivitas kita semakin baik,β ujarnya.
Dorong Semangat Kolaborasi dan Edukasi Digital
Dewan Juri Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang juga Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif, menilai acara ini menjadi penyemangat bagi para pemangku kepentingan yang selama ini berjuang dalam pengembangan infrastruktur digital.
βIni adalah penyemangat bagi stakeholder yang sudah berjuang untuk benar-benar memajukan konektivitas digital Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur,β ujarnya.
Sementara itu, Dewan Juri yang juga Widyaiswara Utama Pusdiklat Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dwi Cahyarin, menekankan pentingnya peran para penggerak di lapangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konektivitas digital.
“Yang sangat penting adalah para pihak ini yang memicu atau mendorong masyarakat sekitarnya untuk memahami, maksudnya mengetahui bagaimana konektivitas kita ini sangat penting,” jelasnya.
Proses Penjurian Objektif dan Berbasis Data
Penilaian dalam acara ini dilakukan oleh dewan juri dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, hingga profesional. Proses seleksi dilakukan secara ketat terhadap ratusan kandidat dengan mempertimbangkan kontribusi nyata di lapangan.
Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital selaku Dewan Juri Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Arief Tri Hardiyanto, menegaskan bahwa proses penjurian dilakukan secara objektif dan berbasis data yang dapat diverifikasi.