UNEJ Kaji Paku Purba di Geopark Ijen, Kekayaan Alam Bernilai Konservasi Tinggi

loading…

Pemandangan hutan di Erek-erek Geoforest. Foto/UNEJ.

JEMBER – Ijen Geopark, khususnya area Erek-erek Geoforest di Banyuwangi, punya kekayaan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah adanya tanaman paku pohon atau paku tiang.

Tumbuhan paku dari marga Cyathea ini termasuk tanaman dari zaman prasejarah karena diperkirakan sudah ada di bumi sejak 65 juta tahun lalu.

Para dosen dari Program Studi Biologi FMIPA Universitas Jember (UNEJ) yang melakukan penelitian menemukan ada dua jenis paku pohon di wilayah Erek-erek Geoforest, yaitu Cyathea contaminas dan Cyathea orientalis.

Baca juga: Mahasiswa UNEJ Buktikan Reaktor Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Terapi Kanker

Menurut salah satu peneliti FMIPA UNEJ, Prof. Hari Sulistyowati, paku pohon tumbuh dengan subur di Erek-erek Geoforest yang terletak pada ketinggian antara 1.600 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini masuk dalam wilayah Perhutani Daerah Barat Banyuwangi.

Bahkan timnya menemukan banyak paku pohon yang tingginya mencapai 6 hingga 10 meter, mirip seperti pohon kelapa. Kondisi ini mungkin terjadi karena lingkungan Erek-erek Geoforest yang masih sangat alami, memiliki kelembapan tinggi, kanopi pohon yang lebat, serta melimpahnya sumber air.

MEMBACA  Tinggi Salju Badai Musim Dingin: Periksa Berapa Inci yang telah Turun

Tinggalkan komentar