Jumat, 17 April 2026 – 10:03 WIB
KEDIRI, VIVA – Polisi dari Polres Kediri Kota, Jawa Timur, sedang menyelidiki kasus kematian seorang anak berusia empat tahun dari Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Anak itu ditemukan meninggal dengan beberapa luka lebam di tubuhnya.
Kepala Satreskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, pada Kamis (16/4) mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan bukti-bukti lain. Mereka juga memeriksa keterangan dari ibu, nenek, sampai ayah tiri korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.
"Kami masih mendalami keterangan mereka untuk mencari tahu penyebab pastinya," ujarnya.
Polisi juga terus berkoordinasi dengan tim medis untuk mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan balita tersebut. Mereka ingin memastikan apakah kematiannya wajar atau ada kemungkinan tindak kekerasan.
Balita itu ditemukan meninggal di rumahnya pada Rabu, 15 April. Saat kejadian, hanya neneknya yang ada di rumah, sementara orang tuanya sedang bekerja.
Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematiannya.
"Untuk luka lebam di tubuh korban, masih kami dalami. Kami juga menunggu hasil pemeriksaan medis supaya penanganan kasus ini lebih jelas dan objektif," tambah AKP Achmad.
Sementara itu, kakak kandung korban, Muhammad Wahyudi (26), mengaku terakhir bertemu adiknya dua hari sebelum kejadian. Saat itu adiknya sedang tidur, sehingga mereka tidak sempat berbicara.
Wahyudi mengakui tidak tinggal serumah dengan adiknya itu. Menurutnya, adiknya adalah anak yang pendiam. Setiap kali dia berkunjung ke rumah nenek, adiknya selalu dalam keadaan tidur. "Dua hari lalu saya ketemu lagi, dia tidur. Setiap saya ke rumah nenek, dia tidur," kata Wahyudi.
Dia tidak menyangka adiknya meninggal dalam kondisi seperti itu. Wahyudi berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus ini agar kebenarannya terungkap.
"Saya berharap kejadian ini diselidiki sampai tuntas, dicari kebenarannya," pungkasnya. (Ant)