Kebocoran daring versi lengkap Avatar: Aang, The Last Airbender—sebuah film animasi yang sangat dinantikan dalam waralaba fantasi multimedia—telah memecah belah para penggemar fanatik sembari mengecewakan mereka yang telah bertahun-tahun mengerjakan film tersebut.

Kebocoran ini bermula di X pada akhir Sabtu malam, sekitar enam bulan sebelum Aang dijadwalkan tayang perdana di Paramount+. Pengguna @ImStillDissin mengunggah dua klip pendek dari film itu. “Nickelodeon tidak sengaja mengirimkan email berisi film Avatar Aang lengkap kepada saya,” klaimnya. Ia juga mengancam akan menstrim film secara utuh jika Paramount tidak merilis trailer resmi, serta memposting cuplikan dari kredit akhir film yang mengungkap para pengisi suara dan peran yang sebelumnya belum diumumkan. Konten dari unggahan @ImStillDissin kemudian terkena teguran hak cipta dan dihapus.

Namun dalam 48 jam, tautan untuk mengunduh film lengkap muncul di 4chan dan X, di mana beberapa pengguna juga langsung menstrim film tersebut. Di seluruh jagat maya, penggemar melaporkan telah berhasil membajak dan menonton apa yang tampak sebagai film animasi yang hampir selesai dan “indah“.

Jika sebagian berargumen bahwa Paramount pantas dihukum karena keputusan kreatif dan pemasaran tertentu terkait film ini, lainnya mencatat betapa besarnya pukulan kebocoran ini bagi para animator dan kru produksi. Sejumlah anggota tim tersebut angkat bicara di media sosial untuk menyampaikan kesedihan dan kefrustrasian mereka.

“Kami mengerjakan film Aang selama bertahun-tahun dengan harapan dapat merayakan kerja keras kami di bioskop. Hanya untuk melihat orang-orang membocorkan film dengan seenaknya dan menyebarluaskan hasil kerja kami di Twitter seperti permen,” tulis animator Julia Schoel pada Selasa di X.

Pemilik akun @ImStillDissin, yang enggan mengungkap nama asli karena khawatir konsekuensi hukum, menyatakan kepada WIRED bahwa ia mendapatkan film itu hampir secara tidak sengaja dan tidak menyangka unggahannya akan memicu krisis sedemikian rupa di dunia hiburan. “Saat saya memposting klip-klip itu, saya sekedar iseng,” ujarnya. “Saya hanya berharap mendapat perhatian sebentar, bukan malah jadi heboh seperti ini.”

MEMBACA  Google Berpikir bahwa Mereka Bisa Mencari Uang dari Kecerdasan Buatan Generatif. Microsoft Sudah Memilikinya. Google Berpikir Mereka Bisa Menghasilkan Uang dari Kecerdasan Buatan Generatif. Microsoft Sudah Memilikinya.

(WIRED telah melakukan verifikasi bahwa orang yang berbicara kepada kami adalah pemilik akun X @ImStillDissin, namun kami akui bahwa komunitas peretas dikenal suka mengadu domba.)

Menurut @ImStillDissin, versi *screen-grabbed* dari Avatar: Aang, The Last Airbender beredar di antara kenalannya dari masa ia aktif di komunitas peretas, dan salah satunya membagikannya kepadanya. “Secara umum, rantai pasok untuk film dan TV penuh dengan perusahaan dan vendor yang tidak aman serta pemeriksaan yang longgar,” klaimnya. Ia mencatat bahwa dua film SpongeBob SquarePants yang berbeda telah bocor berbulan-bulan sebelum tanggal rilis di tahun 2024. “Seseorang di 4chan yang tidak suka dengan cara saya membocorkan sedikit-sedikit, memposting salinan naskah draft [film Avatar baru] dari sekitar dua tahun yang lalu,” kata @ImStillDissin.

Baik Nickelodeon maupun perusahaan induknya, Paramount, belum mengonfirmasi telah terjadi peretasan, maupun mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masalah ini. Mereka juga tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Diumumkan pertama kali pada 2021, Avatar: Aang, The Last Airbender merupakan produksi pertama untuk Avatar Studios, sebuah divisi dari departemen animasi Nickelodeon.

Sebagian orang merasa wajar untuk membajak dan membagikan film ini karena pergantian pengisi suara. Tahun lalu, dalam sebuah sesi *AMA* di Reddit, direktur pencarian bakat Jenny Jue menulis bahwa para pengisi suara dari serial TV Avatar yang tayang di Nickelodeon pada tahun 2000-an tidak akan kembali karena upaya untuk “menyesuaikan latar belakang etnis/ras aktor dengan karakter yang mereka perankan.”