loading…
Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo mendorong Pemkab Tabalong perkuat inovasi dan kebijakan berbasis bukti. Foto/istimewa
TABALONG – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat lompatan inovasi. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan publik.
Dorongan tersebut disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat menjadi pembicara dalam Kegiatan Evaluasi dan Penguatan Inovasi Daerah Menuju Predikat Nasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tabalong di Hotel Aston Tanjung, pada Senin 14 April 2026.
Yusharto menegaskan, untuk mencapai lompatan inovasi, pemerintah daerah tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas saja. Tetapi harus didukung oleh kerja sama yang kuat antar pemangku kepentingan dan juga kebijakan yang berdasarkan bukti (evidence-based policy). Menurutnya, inovasi yang dibangun dari data, riset, dan praktik baik akan lebih tepat sasaran, efektif, dan bisa berkelanjutan.
Baca juga: Kemendagri Apresiasi Inovasi Pemda Turunkan Angka Pengangguran
“Dalam pengembangan inovasi, Pemerintah Kabupaten Tabalong perlu melibatkan semua unsur pentahelix, mulai dari akademisi, pelaku usaha, masyarakat, sampai media. Tujuannya agar inovasi yang dibuat tidak hanya memecahkan masalah tetapi juga punya dampak yang luas,” ujarnya pada Selasa (14/4/2026).
Yusharto menjelaskan, pendekatan evidence based policy memastikan setiap kebijakan yang diambil sudah melalui analisis data dan pembuktian empiris. Dengan begitu, risiko kegagalan bisa diminimalisir dan akuntabilitas kebijakan publik meningkat. Dengan pendekatan ini, inovasi tidak lagi bersifat acak, tapi lebih terarah dan terintegrasi dalam sistem pembangunan daerah.
Baca juga: <a rel="target="_blank" class="ext-link" href="https://www.youtube.com/watch?v=YmwBnoonNfI" rel="sponsored">Kemendagri Minta Pemda Inovasi untuk Kualitas Pelayanan Publik Lebih Baik
Yusharto juga memberikan apresiasi atas capaian Kabupaten Tabalong yang berhasil mempertahankan predikat sebagai daerah terinovatif dalam bebrapa tahun terakhir. Namun, dia mengingatkan agar capaian itu menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas inovasi, bukan hanya sekadar mempertahankan jumlahnya saja.