Warisan Budaya Saudi: Pilar Fondasi Identitas Nasional

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kebudayaan Arab Saudi, Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud, menegaskan bahwa warisan budaya adalah pondasi penting untuk menjaga dan mengembangkan identitas nasional. Ini memastikan Kerajaan tetap berakar pada sejarah sambil menyongsong masa depan.

Berbicara di Jakarta pada Selasa (25/3), Sang Pangeran menekankan bahwa Arab Saudi memandang warisannya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi sebagai panduan penting untuk perjalanan ke depan.

Dia menjelaskan bahwa dengan melestarikan tradisi dan mendukung ekspresi budaya modern, Kerajaan memungkinkan identitasnya berkembang secara dinamis tanpa kehilangan akar sejarahnya.

“Arab Saudi memandang warisan budayanya sebagai panduan penting untuk masa depan. Dengan melestarikan tradisi dan mendukung ekspresi budaya, Kerajaan memastikan identitasnya terus berkembang sambil tetap berlandaskan sejarah,” ujar pangeran.

Fokus internal ini dipadukan dengan strategi keterlibatan global yang proaktif, di mana Arab Saudi berinteraksi dengan komunitas internasional melalui dialog dan pertukaran untuk menemukan kesamaan.

Pangeran menyoroti bahwa interaksi lintas budaya ini dirancang untuk memajukan pemahaman bersama sambil merayakan identitas unik dari Arab Saudi, Indonesia, dan komunitas global secara luas.

Di bawah kerangka Visi 2030 yang ambisius, sektor budaya ditempatkan sebagai pilar utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Misi ini didukung oleh pembentukan komisi budaya khusus dan strategi investasi yang kuat yang bertujuan mendorong pertumbuhan industri kreatif.

Akses kepada seni telah berkembang pesat di seluruh Kerajaan, memberikan warga peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk terlibat dengan warisan mereka dan menghadiri acara-acara budaya.

Transformasi ini sudah membuahkan hasil yang terukur; partisipasi publik melonjak, dengan 69 persen populasi terlibat dalam setidaknya satu aktivitas budaya selama tahun 2024.

MEMBACA  Ramalan Zodiak Hari Ini: Leo Diminta Bersabar Menghadapi Rekan Kerja

Seiring budaya menjadi bagian yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, Pangeran mencatat bahwa percepatan investasi membuka pintu baru bagi para pencipta dan penikmat seni, mendorong ekonomi yang hidup.

“Upaya-upaya ini tidak hanya memperkaya hidup sehari-hari tetapi juga menciptakan peluang bagi bakat dan mendorong ekonomi serta lingkungan budaya yang hidup untuk generasi mendatang,” kata pangeran.

Penerjemah: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar