Senin, 13 April 2026 – 23:35 WIB
Jakarta, VIVA – BabyDoo resmi meluncurkan serial animasi panjang berjudul “Petualangan Gajah Nusantara” sejak 10 April 2026. Serial edutainment ini tayang di channel YouTube BabyDoo Joyworld dan jadi langkah nyata BabyDoo untuk membangun Intellectual Property (IP) lokal yang kuat di industri animasi anak Indonesia.
Serial ini menggabungkan hiburan, pendidikan, dan nilai peduli lingkungan dalam satu paket konten yang dirancang khusus untuk anak-anak. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
BabyDoo merupakan inisiatif dari Mohamad Rizky, yang akrab dipanggil Chucky, founder dari Nocturnal Blazze. Dalam mengembangkan IP ini, Chucky bekerja sama dengan sejumlah pelaku industri kreatif, termasuk Randi Wisnu selaku Co-Founder Punchline Entertainment dan Sefruit Media, serta Migfar Sentiaki dari MCKY. Untuk urusan pengembangan bisnis, BabyDoo berada di bawah kendali Barry Permana.
Serial “Petualangan Gajah Nusantara” mengikuti tiga karakter utama BabyDoo, yaitu Mecu, Cimut, dan Dibul, bersama sekelompok anak gajah Indonesia yang berjuang melindungi hutan tempat tinggal mereka dari ancaman besar, baik dari bumi maupun luar angkasa.
Di tengah hutan Nusantara yang mulai terancam, tersimpan sebuah batu sakti yang menjaga keseimbangan alam. Batu itu hanya muncul saat hutan berada dalam bahaya. Ancaman datang dari Jalgomez, makhluk dari planet Koroz yang hancur dan sedang mencari batu tersebut.
Alur cerita membawa penonton menjelajahi hutan Indonesia hingga luar angkasa, dengan storytelling yang luas namun tetap berakar pada nilai lokal dan isu lingkungan.
Salah satu keunikan serial ini terletak pada karakter gajahnya yang terinspirasi dari anak-anak gajah nyata di Indonesia. Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan kedekatan emosional anak-anak dengan satwa dan alam sedari kecil.
“Dengan mengenal, anak-anak diharapkan tumbuh rasa peduli untuk menjaga,” menjadi semangat utama dari pengembangan konten ini.
BabyDoo sendiri dirancang sebagai IP edutainment yang mengintegrasikan animasi, musik, storytelling, dan konten kreatif lainnya dalam satu ekosistem. BabyDoo juga mengembangkan berbagai format konten, termasuk konsep Mom & Baby Singer-Song, yang memperkuat posisi mereka sebagai brand konten anak yang modern dan relevan.
Peluncuran “Petualangan Gajah Nusantara” menegaskan komitmen BabyDoo untuk menghadirkan konten anak berkualitas dari Indonesia. Di tengah dominasi konten global, BabyDoo tampil sebagai alternatif lokal yang mengangkat kekayaan cerita Nusantara dengan pendekatan visual dan narasi yang kekinian.