Boiyen Ungkap Sifat Bermasalah Rully Anggi Akbar, Alasan Tegas Mengakhiri Pernikahan!

Senin, 13 April 2026 – 09:45 WIB

Jakarta, VIVA – Kehidupan pribadi Boiyen kembali jadi sorotan publik. Setelah bercerai dari Rully Anggi Akbar pada Januari 2026, Boiyen akhirnya angkat bicara dan membongkar beberapa hal yang bikin rumah tangganya retak. Salah satunya adalah sifat buruk atau red flag dari mantan suaminya yang gak bisa berubah.


Boiyen Akui Rully Anggi Akbar Bermasalah Sejak Pacaran, Kok Tetap Mau Nikah?

Perempuan dengan nama asli Yeni Rahmawati itu resmi mengakhiri pernikahannya dengan Rully Anggi Akbar di Januari 2026. Ini cuma berjarak dua bulan dari pernikahan mereka pada 15 November 2025. Scroll lanjut yuk!

Pernikahan singkat itu langsung dapat perhatian luas. Banyak yang penasaran alasan Boiyen mengambil keputusan cepat untuk mengakhiri rumah tangganya.


Nikah Kilat Tapi Lega, Boiyen Akhirnya Ungkap Alasan Cerai dari Rully Anggi Akbar

Boiyen akhirnya buka suara dan bagi pengalaman pribadinya selama menikah dengan Rully Anggi Akbar.

Sekarang, dia mengaku merasa lebih tenang, yang sebelumnya sulit didapat. Bahkan, Boiyen bilang dia udah kembali menemukan jati dirinya seperti sebelum nikah.


Kondisi Terkini Boiyen Setelah Gugat Cerai Rully Anggi Akbar, Rejekinya Makin Bagus!

“Tenang sih, lebih kayak gak tegang gitu. Kayak tenang aja, dan kayak balik lagi ke Boiyen yang dulu,” kata Boiyen, dikutip dari video YouTube C8 Podcast, Senin 13 April 2026.

Di balik keputusan besarnya, Boiyen ungkap bahwa tanda-tanda masalah sebenernya udah kelihatan sejak masa pacaran. Dia sempat yakin pasangannya bisa berubah jadi lebih baik setelah nikah. Tapi, harapan itu gak sesuai kenyataan.

“Sebelumnya udah mikir ‘oh nanti bisa berubah deh’, sebelumnya juga udah ada masalah. Tapi pas udah nikah muncul lagi, ‘oh ternyata gak bisa berubah’. Ya udah akhirnya saya capek sendiri,” jelas Boiyen.

MEMBACA  6 Alasan Mengapa Wanita Akan Menyukai Rutinitas Minum Air Jahe Setiap Pagi

Menurutnya, salah satu masalah besar dalam rumah tangga mereka adalah komunikasi yang gak lancar. Boiyen merasa gak ada usaha nyata dari Rully untuk memperbaiki hubungan, jadi keadaan makin memburuk.

Hal inilah yang akhirnya mendorongnya untuk ambil keputusan cerai demi jaga kesehatan mental dan ketenangan batin.

Lebih lanjut, Boiyen juga sentil soal sifat atau tabiat seseorang yang menurutnya gak bisa dipaksa untuk berubah oleh orang lain. Dia sadar perubahan harus datang dari diri sendiri.

Halaman Selanjutnya

“Karena kan sifat manusia ada yang udah jadi tabiat, kalo tabiat susah berubah. Yang bisa mengubah kan cuma diri sendiri, kita gak bisa maksa orang lain untuk berubah kan,” kata Boiyen.

Tinggalkan komentar