Orang Amerika sekarang hidup lebih lama daripada sebelumnya, itu adalah pencapaian yang hebat. Tapi untuk membuat tahun-tahun tambahan itu tetap sehat, aman, dan bermakna, diperlukan perencanaan yang lebih baik dari keluarga, sistem pensiun, perusahaan, dan komunitas.
Di tahun 2026, generasi baby boomer tertua akan menginjak usia 80 tahun. Tonggak demografi ini akan menguji apakah sistem keuangan, kesehatan, perumahan, perawatan, komunitas, dan sosial kita siap untuk apa yang diinginkan kebanyakan orang: menua dengan baik di rumah. Saat ini, kebanyakan orang Amerika jauh dari siap. Menurut National Council on Aging, sekitar 80% rumah tangga dengan dewasa usia 60 tahun ke atas tidak punya cukup sumber daya untuk biaya perawatan jangka panjang atau menghadapi keadaan darurat keuangan. Ini menunjukkan kesenjangan kesiapan untuk hidup panjang yang semakin melebar.
Sebagian besar akan membutuhkan beberapa tingkat perawatan atau dukungan terus-menerus, tapi sedikit yang merencanakannya. Banyak yang salah paham dan percaya Medicare akan menanggung biaya perawatan jangka panjang. Kesenjangan perencanaan ini meluas jauh melampaui keuangan. Rumah yang diharapkan untuk tempat menua sering tidak cocok—kurang dari 5% rumah di AS memiliki fitur aksesibilitas dasar; dan hanya 18% lansia yang melakukan modifikasi rumah untuk mendukung penuaan di tempat. Dengan populasi usia 65+ diperkirakan naik dari 61 juta di 2024 menjadi lebih dari 80 juta di 2040, tantangan ini hanya akan semakin intens.
Benang merahnya: kita menghabiskan hidup dewasa kita dengan memikirkan aspek keuangan masa pensiun, dan hanya memberi pertimbangan terbatas untuk hal lain yang kita butuhkan untuk menjalani beberapa dekade yang mungkin menyusul.
Mengatasi realita ini memerlukan memperluas perencanaan pensiun untuk memasukkan persiapan panjang umur. Pendekatan ini memberikan lensa holistik yang menyelaraskan keuangan, kesehatan, perumahan, perawatan, komunitas, dan koneksi sosial selama tahap hidup masa pensiun yang bisa mencapai 30+ tahun. Laporan Milken Institute *Longevity Ready: A Systems Approach to Aging Well at Home* menggambarkan tantangan ini sebagai sistemik dan memberikan cetak biru praktis: bangun kesadaran lebih awal, tingkatkan akses ke sumber daya, dan perkuat kolaborasi swasta-publik.
Lembaga keuangan memainkan peran kritis. Panjang umur, kekayaan, dan perencanaan pensiun sangat terhubung, dan sektor ini memiliki tanggung jawab dan keharusan bisnis untuk mempersiapkan klien menghadapi kebutuhan keuangan yang lebih panjang dan kompleks.
*2025 Longevity Preparedness Index* dari John Hancock dan MIT AgeLab, bersama temuan dari *2025 Manulife John Hancock Financial Resilience and Longevity Report* menyoroti kebenaran yang jelas: kesiapan keuangan diperlukan tapi tidak lagi cukup sendirian. Orang Amerika memasuki masa pensiun yang bisa 30 hingga 40 tahun dengan kesenjangan kesiapan yang berarti, terutama terkait perawatan, kesehatan, dan faktor non-keuangan—seperti koneksi sosial dan tujuan hidup—yang membentuk kualitas hidup. Dukungan dan perencanaan yang lebih baik untuk mengangkat pandangan yang lebih luas ini adalah salah satu perubahan terpenting yang bisa kita lakukan.
Perencanaan panjang umur tidak bisa dibebankan hanya pada individu atau lembaga keuangan saja. Sistem yang kita bangun untuk mendukung perencanaan pensiun dan hidup yang lebih panjang perlu jadi usaha kolektif yang mencakup layanan kesehatan, perusahaan, lembaga keuangan, organisasi advokasi dan komunitas, serta agensi pemerintah. Laporan *Longevity Ready* Milken Institute merangkum tiga strategi kunci untuk menciptakan ekosistem di antara pemangku kepentingan ini untuk memungkinkan perencanaan menua dengan baik di rumah:
- Kembangkan pusat informasi terkoordinasi dan teruji yang menyederhanakan navigasi di bidang kesehatan, keuangan, modifikasi rumah, teknologi, dan perawatan.
- Gunakan titik kontak yang ditargetkan untuk mendorong tindakan—seperti pendaftaran terbuka, pemeriksaan tahunan, dan pembaruan hipotek—untuk memicu percakapan perencanaan yang tepat waktu.
- Ubah cara pandang tentang penuaan sebagai tahap hidup yang penuh kemampuan dan tujuan, bukan kemunduran, untuk mendorong percakapan lebih awal di keluarga, tempat kerja, dan komunitas. Saat ini, kebanyakan perencanaan baru dimulai saat krisis terjadi. Ada cara yang lebih baik.
Di luar lembaga, komunitas sangat penting. Lebih dari 26 juta orang Amerika berusia 50+ sekarang hidup sendirian, yang meningkatkan risiko isolasi dan kesenjangan dukungan. Komunitas yang ramah lansia, jaringan relawan, program antargenerasi yang disengaja, dan komunitas pensiun alami dapat memberikan koneksi, literasi digital, dan bantuan praktis agar lebih banyak dewasa bisa menua dengan baik di rumah.
Saat baby boomer tertua mencapai usia 80 tahun, ketidaksesuaian antara *lifespan* (total tahun hidup) dan *health span* (tahun hidup dalam kesehatan baik)—sebuah kesenjangan 12,4 tahun—akan semakin terlihat. Perempuan diperkirakan hidup sekitar 14 tahun dalam kesehatan buruk, laki-laki sekitar 11 tahun. Rumah tangga sudah menghadapi kenaikan biaya kesehatan dari kantong sendiri, sementara komunitas mulai merasakan tekanan di perumahan, transportasi, dan layanan sosial.
Hidup lebih lama seharusnya menjadi kemungkinan yang menyenangkan dan positif, bukan sumber stres untuk keluarga dan komunitas. Untuk mendukung hasil yang positif bagi orang Amerika, kita harus memperluas perencanaan pensiun menjadi perencanaan panjang umur dan membangun sistem yang mendukung orang Amerika untuk menua dengan keamanan, keyakinan, dan martabat.
Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan opini Fortune.com adalah murni pandangan penulisnya dan tidak selalu mencerminkan pendapat dan keyakinan Fortune.