loading…
Delegasi Iran tiba di Islamabad, Pakistan, untuk pembicaraan dengan AS, pada 10 April 2026. Foto/Telegram/Kantor Berita IRIB
ISLAMABAD – Iran memulai perundingan di Islamabad dari posisi yang percaya diri, menurut Profesor Zohreh Kharazmi dari Universitas Tehran. Dia berpendapat bahwa fakta negosiasi ini terjadi menunjukkan pergeseran sikap dari Amerika Serikat (AS).
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, dia mengatakan Trump sebelumnya menuntut penyerahan tanpa syarat pada 6 Maret lalu, namun kini AS duduk di meja perundingan.
“Iran tetap pada persyaratannya,” tegas Kharazmi. “Dan setidaknya beberapa poin penting akan disetujui, mungkin tidak dalam putaran ini, tetapi dalam putaran-putaran berikutnya.”
Mengenai Selat Hormuz, Kharazmi menyatakan bahwa kendali atas jalur laut itu tetap menjadi pusat pengaruh Iran dan pemimpin tertinggi telah mempertegas kembali bahwa jalur itu tidak akan diserahkan dengan mudah.
Dia menambahkan bahwa Iran melihat selat tersebut sebagai cara untuk memastikan bahwa biaya perang bisa ditanggung kembali.