Mengemudi dan menghantam lubang di jalanan memang tak pernah menyenangkan. Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, kecelakaan mobil, dan kerusakan kendaraan Anda, yang berujung pada perjalanan yang menjengkelkan. Waymo, perusahaan robotaxi, dan Waze, aplikasi navigasi GPS berbasis komunitas yang gratis, telah berkolaborasi untuk menangani masalah lubang jalan ini.
Pada hari Kamis, kedua perusahaan mengumumkan usaha patungan untuk mengidentifikasi lubang yang perlu diperbaiki. Program percontohan berbagi data baru ini akan mengumpulkan informasi mengenai kondisi jalan yang bermasalah dan mengomunikasikan perbaikan yang diperlukan kepada pemerintah kota.
Waymo beroperasi di 11 kota, dan program percontohan akan dimulai di lima pasar utama: Austin, Texas; Atlanta; Los Angeles; Phoenix, dan Area Teluk San Francisco, dengan rencana untuk memperluas ke lebih banyak kota di masa depan. Sejauh ini, Waymo menyatakan telah melacak 500 lubang hanya di Area Teluk saja.
“Saat armada otonom Waymo melintasi San Jose, kami menghargai kolaborasi dengan Waymo dan Waze karena kami mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat membantu mengidentifikasi masalah seperti lubang lebih cepat sehingga respons kami dapat lebih efisien,” ujar Walikota San Jose Matt Mahan dalam pernyataan tertulis melalui email.
Dinas Perhubungan setiap kota dan negara bagian akan dapat mengakses informasi lubang ini melalui aplikasi Waze for Cities. Waymo menyatakan dalam postingan blog-nya bahwa ide awal program ini terinspirasi oleh pejabat kota yang menyatakan perlunya cara yang lebih baik untuk memastikan kondisi jalan yang aman.
Sebagian besar kota masih mengetahui masalah jalan dari warga—baik melalui telepon ke 311 atau aplikasi my311—atau lewat inspeksi jalan manual. Metode ini telah berujug pada perbaikan yang tidak memadai dan pemahaman yang tidak lengkap mengenai kesehatan jalan di suatu lingkungan serta sumber daya yang dibutuhkan untuk memeliharanya.
Robotaxi Waymo menggunakan teknologi mengemudi otonom, termasuk sejumlah kamera high-end, lidar, radar, dan sensor pelacak lainnya, menjadikannya platform yang sempurna untuk mengumpulkan data jalan.
Pengguna Waze di kota-kota tempat Waymo beroperasi juga akan dapat melihat data ini langsung di aplikasi, yang patut dicatat mengingat Waze beroperasi dengan sistem pelaporan berbasis pengguna untuk mengidentifikasi kondisi jalan bermasalah. Anda sudah dapat menerima data dan lokasi lubang di aplikasi, tetapi penambahan data pelacakan Waymo akan membantu verifikasi data dan meningkatkan akurasi aplikasi tersebut.
“Selama bertahun-tahun, pengemudi di Waze saling membantu dengan melaporkan lubang untuk perjalanan yang lebih lancar dan aman,” kata Andrew Stober, Manajer Kemitraan Strategis Waze, dalam postingan blog tersebut. “Program percontohan dengan Waymo ini menambah sumber data lain untuk upaya tersebut, memberikan gambaran kondisi jalan yang lebih jelas kepada kota-kota melalui platform Waze for Cities kami.”
Perwakilan Waymo tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar lebih lanjut.