Menggembleng Mental Juara Timnas Indonesia U-17: Ilmu dari Como untuk Persiapan Piala AFF oleh Kurniawan Dwi Yulianto

Kamis, 9 April 2026 – 22:49 WIB

Surabaya, VIVA – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memberikan sinyal positif tentang perkembangan anak asuhnya menjelang dimulainya Piala AFF U 17 2026. Walaupaun hasil uji coba internasional belum sepenuhnya maksimal, Kurniawan melihat ada kemajuan signifikan dari sisi teknik dan psikologi.

Turnamen bergengsi untuk kelompok umur di Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung di Gresik dan Sidoarjo pada 11-23 April nanti.

“Peningkatan terlihat dalam mental bertanding dan penguasaan bola setelah menghadapi beberapa tim kuat. Ada kemajuan yang sangat memuaskan menurut penilaian kami, terutama dalam masalah mental bertanding dan penguasaan bola,” kata Kurniawan di sela sesi latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Kamis seperti dilansir ANTARA.

Evaluasi Kesalahan Individu

Walau puas dengan penguasaan bola, legenda sepak bola Indonesia ini tetap memberikan catatan kritis. Kurniawan menyoroti kesalahan individual di lini pertahanan yang sering berakibat fatal. Menurut dia, fokus di sektor belakang harus lebih ditingkatkan lagi jika Garuda Muda ingin bersaing di level lebih tinggi.

“Kesalahan di tingkat individual sudah tidak boleh terjadi lagi jika pemain Timnas Indonesia U 17 ingin bersaing di level Asia,” tegas mantan asisten pelatih klub Italia, Como 1907, itu.

Lini Serang Jadi Pekerjaan Rumah

Selain lini belakang, efektivitas dalam menyelesaikan peluang juga masuk dalam evaluasi. Berdasarkan catatan dari laga uji coba melawan tim kuat seperti Korea Selatan, India, dan Thailand, Indonesia sebenarnya bisa menciptakan banyak peluang, tetapi yang jadi gol masih sedikit.

“Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus terus kita kerjakan,” tambah Kurniawan.

Sentuhan ‘Como’ dan Kondisi Fisik

Pengalaman berharga saat melatih di Italia coba dia tularkan ke pemain muda ini. Kurniawan menekankan pentingnya pola pikir profesional dan mental juara yang kuat. Dari sisi kebugaran, tim pelatih optimis para pemain akan mencapai puncak performa tepat saat turnamen dimulai.

MEMBACA  Respon Aditya Zoni Setelah Di Gugat Cerai oleh Yasmine Ow

“Kondisi fisik pemain berada di jalur yang benar berdasarkan data selama latihan,” jelasnya.

Mengakhiri keterangannya, Kurniawan mengingatkan anak asuhnya untuk tidak jumawa. Berada di grup dengan kekuatan yang seimbang, dia minta pemain menganggap setiap pertandingan seperti partai final.

“Kami respect ke lawan, tapi siapa yang lebih kerja keras dan fight, mereka yang akan memenangkan pertandingan,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar