Iran Tegaskan, Perundingan dengan AS Jumat Ini Bukan Berarti Perang Usai

Rabu, 8 April 2026 – 13:20 WIB

VIVA – Iran mengumumkan kesediaannya untuk melakukan gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat. Dewan Keamanan Nasional Iran menyatakan bahwa perundingan dengan Washington akan dimulai pada hari Jumat di Islamabad, ibu kota Pakistan. Ini berdasarkan proposal 10 poin yang diajukan oleh Teheran.

Pernyataan ini dikeluarkan pada Rabu, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia menunda ancamannya terhadap Iran dan akan menghentikan serangan ke negara itu selama dua minggu.

"Kini, Iran menegaskan bahwa hampir semua tujuan perang sudah tercapai. Negosiasi akan dilaksanakan di Islamabad untuk menyelesaikan detail kesepakatan dalam waktu maksimal dua minggu," bunyi keterangan resmi Dewan Keamanan Nasional Iran, seperti dikutip dari Middle East Eye, Rabu (8/4/2026).

Dalam keterangannya, Iran juga menekankan bahwa rencana negosiasi dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan Jumat besok tidak serta merta menandakan berakhirnya perang.

"Perlu ditegaskan, negosiasi ini bukan berarti perang sudah selesai. Iran hanya akan mengakhiri perang jika seluruh kesepakatan benar-benar disetujui sesuai prinsip yang diajukan," lanjut pernyataan itu.

Dewan Keamanan Nasional Iran juga meminta seluruh angkatan bersenjatanya tetap waspada terhadap segala kemungkinan selama proses negosiasi berjalan. Mereka berpendapat, jika 10 poin tuntutan Iran yang akan dibahas Jumat nanti disetujui, maka Teheran akan berada di posisi yang lebih kuat daripada Amerika Serikat.

"Selama proses ini, persatuan nasional harus tetap dijaga. Jika kesepakatan berhasil dicapai, maka ini akan menjadi kemenangan besar. Tapi jika tidak, Iran siap melanjutkan perjuangan sampai semua tuntutan terpenuhi. Kami tetap siaga. Kalau musuh melakukan kesalahan sekecil apapun, akan dibalas dengan kekuatan penuh," demikian pernyataan resmi mereka.

MEMBACA  Ya ampun, PSS Sleman kalah lagi, ada gol yang dibatalkan oleh VAR.

Sementara itu, dalam pernyataannya di Truth Social, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan menilainya sebagai dasar yang baik untuk negosiasi. Menurutnya, kedua pihak sudah menyepakati hampir semua poin yang sebelumnya diperdebatkan, dan masa dua minggu ini akan digunakan untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Detail proposal ini menekankan poin-poin penting, termasuk:

  1. Tidak ada aksi saling menyerang (non-agresi)

Tinggalkan komentar